Page 608 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 608
Nantinya, fokus bantuan pemerintah kali ini adalah untuk 13,8 juta pekerja non-PNS dan BUMN
yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp 150.000 per bulan atau
setara dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan.
"Bantuan sebesar Rp600.000 per bulan selama 4 bulan akan langsung diberikan per dua bulan
ke rekening masing-masing pekerja sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan," kata pria yang
juga menjabat Menteri BUMN itu.
Erick menjelaskan, program pemulihan ekonomi yang dilaksanakan oleh pemerintah cukup
banyak namun saling berkesinambungan.
Seperti bantuan sosial tunai, bantuan pangan non tunai, program keluarga harapan hingga
penyaluran kredit di sektor UMKM.
Tapi, hal tersebut membutuhkan waktu, data akurat serta koordinasi dengan banyak pihak untuk
melakukan realisasi bantuan tersebut secara tepat.
"Percepatan realisasi program pemulihan ekonomi ini berjalan beriringan dengan prioritas utama
pemerintah untuk kesehatan dan mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pandemi ini
agar kesehatan pulih, dan ekonomi pun bangkit," ucap dia.
Sebelumnya, Pemerintah tengah fokus meningkatkan penyerapan anggaran program Pemulihan
Ekonomi Nasional (PEN).
Berbagai rencana tengah digodok, guna menggenjot kembali roda perekonomian nasional.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, salah satu rencana yang akan dilakukan guna
mempercepat penyerapan anggaran PEN adalah, pemberian santunan bagi para pegawai yang
bekerja di sektor swasta.
Rencananya, pemerintah akan memberikan santunan kepada pegawai swasta dengan gaji di
bawah Rp 5 juta per bulan.
"Pemerintah sedang kaji untuk menyiapkan pemberian bantuan gaji kepada 13 juta pekerja yang
memiliki upah di bawah Rp 5 juta," kata Sri Mulyani, dalam konferensi pers virtual, Rabu
(5/8/2020).
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul yaitu " Pemerintah: Karyawan Swasta
Bergaji di Bawah Rp 5 Juta Akan Dapat Bantuan Rp 600.000 Per Bulan.
".
607

