Page 610 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 610

Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin mengatakan, berbagai program jaring pengaman sosial
              sebelum bantuan subsidi gaji pekerja formal, sudah diberikan kepada 29 juta keluarga miskin.
              Berbagai bantuan sosial yang sudah disalurkan tersebut antara lain program keluarga harapan,
              kartu sembako, bantuan langsung tunai (BLT), BLT dana desa hingga program kartu pra kerja
              bagi pekerja yang mengalami

              pemutusan hubungan kerja (PHK).

              Namun, masih terdapat kelompok masyarakat yang belum tersentuh bantuan sosial penanganan
              COVID-19,  yaitu  pekerja  swasta  yang  gajinya  berkurang  atau  status  kepegawaiannya
              dirumahkan oleh perusahaan karena dampak pandemi. Mereka masih memiliki pekerjaan namun
              penghasilannya menurun sehingga daya belinya bekurang.

              "Kelompok jni (pekerja formal) juga tidak termasuk kelompok yang miskin, ada missed kita. Kita
              masih melihat orang-orang ini masih belum dibantu. Oleh karena itu, dibuatkan program untuk
              membantu orang-orang di segmen ini dan orang-orang di segmen ini cukup banyak," ujar dia.
              Budi mencatat terdapat 13,8 juta pekerja formal yang berhak menerima bantuan subsidi gaji ini.
              Kriteria yang berhak menerima bantuan ini adalah pekerja formal dengan gaji di bawah Rp 5
              juta, terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, dan bukan pegawai BUMN atau Aparatur Sipil

              Negara.

              Maka dari itu, bantuan ini dinamakan subsidi gaji. Bantuan yang diberikan adalah Rp 600 ribu
              per bulan selama empat bulan pada tahun ini. Pencairan akan dilakukan pemerintah dalam dua
              tahap dengan mentransfer langsung ke rekening penerima.

              Total,  pemerintah  menyediakan  anggaran  Rp  33,1  triliun  untuk  mengakomodir  penyaluran
              bantuan  fiskal  ini.  "Ini malah  alon  memperkecil  kesenjangan,  karena  hampir  semua  segmen
              sudah diberikan bantuan, segmen ini yang belum tersentuh sehingga spesifik ini diberikan,"

              ujar Budi.

              Satgas PEN akan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memverifikasi penerima
              bantuan subsidi gaji ini agar tepat sasaran dan tepat guna. "Kita bekerjasama dengan BPJS
              Ketenagakerjaan, kita bisa membersihkan datanya, menyisir datanya dan memang teridentifikasi
              pegawai formal tenaga kerja formal yang gajinya di bawah Rp 5 juta dan sebagian besar itu gaji
              antara Rp 2 sampai Rp 3 juta itu jumlahnya
              ada 13,8 juta tenaga kerja dan pegawai ini di luar BUMN dan pegawai negeri yang alhamdulillah
              sampai sekarang gajinya tidak dipotong," ujar dia.

              Dengan bantuan subsidi gaji ini, pemerintah berharap daya beli masyarakat dapat terjaga. "Agar
              rakyat bisa terus melakukan aktivitas ekonomi, dan bisa menjaga pertumbuhan ekonomi kita
              dan juga bisa menciptakan lapangan kerja baru karena mereka selalu spending uangnya itu,"
              ujar Wakil Menteri I BUMN itu.

              Danial/Safari/Ant












                                                           609
   605   606   607   608   609   610   611   612   613   614   615