Page 612 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 612
Judul BLT Pekerja Bergaji Rp5 Juta Khusus Peserta BP Jamsostek
Nama Media cnnindonesia.com
Newstrend Santunan Pegawai Swasta
Halaman/URL https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200810125955-532-
534047/blt-pekerja-bergaji-rp5-juta-khusus-peserta-bp-jamsostek
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-08-10 13:15:17
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Pemerintah berencana memberikan bantuan Rp 600 ribu bagi para pegawai yang bekerja di
sektor swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta. Skema ini masuk ke dalam program Pemulihan
Ekonomi Nasional (PEN). Insentif tersebut diberikan selama 4 bulan, mulai September hingga
Desember 2020 dengan besaran Rp 600 ribu per bulan. Hal itu dibenarkan oleh Menteri
Keuangan Sri Mulyani, bahwa pemerintah sedang mengkaji rencana pemberian insentif tersebut,
dan akan menelan dana sebesar Rp 31,2 triliun.
BLT PEKERJA BERGAJI RP5 JUTA KHUSUS PESERTA BP JAMSOSTEK
Jakarta - Kementerian Keuangan memastikan bansos tunai ( BLT ) pekerja bergaji di bawah
Rp5 juta cuma akan diberikan kepada peserta BP Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan.
Artinya, mereka yang tidak terdaftar tidak akan mendapatkan BLT khusus pekerja ini.
"Sampai saat ini, masih akan fokus (kepada pekerja yang terdaftar sebagai peserta) di BPJS
Ketenagakerjaan dulu," ungkap Yustinus kepada CNNIndonesia.com, Senin, (10/8).
Menurut dia, hanya data di BPJS Ketenagakerjaan yang bisa diandalkan. Selain itu, BLT juga bisa
menjadi penghargaan untuk peserta yang selama ini sudah menjadi anggota di BPJS
Ketenagakerjaan.
"Karena itu (BPJS Ketenagakerjaan) yang paling bisa diandalkan datanya, selain sebagai
penghargaan buat peserta," jelas Yustinus.
BLT pekerja akan diberikan mulai September 2020 mendatang. Namun, Yustinus belum bisa
memastikan tanggal berapa tepatnya bantuan disalurkan.
"Belum sampai sana. Ini saja masih tahap verifikasi peserta dan mengumpulkan nomor rekening
peserta," kata Yustinus.
Sebelumnya, Kementerian Keuangan sempat membuka ruang untuk memberikan bantuan
langsung tunai (BLT) kepada pekerja bergaji di bawah Rp5 juta yang tak terdaftar di BPJS
Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek.
611

