Page 642 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 642

Judul               Miris, Pekerja di Jawa Barat Paling Banyak Kena Dampak Corona
                Nama Media          liputan6.com
                Newstrend           Dampak Virus Corona
                Halaman/URL         https://www.liputan6.com/bisnis/read/4326813/miris-pekerja-di-jawa-
                                    barat-paling-banyak-kena-dampak-corona
                Jurnalis            Liputan6.com
                Tanggal             2020-08-10 11:30:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengungkapkan Provinsi Jawa Barat menjadi provinsi
              dengan tenaga kerja yang terdampak imbas dari  Covid-19  paling banyak. Hal tersebut dikatakan
              Menaker  Ida  saat  memberikan  arahan  konkret  pemulihan  ekonomi  nasional  di  bidang
              ketenagakerjaan di hadapan Kadisnaker Kab/Kota seluruh Jawa Barat, di Bandung, Jawa Barat.



              MIRIS, PEKERJA DI JAWA BARAT PALING BANYAK KENA DAMPAK CORONA

              Jakarta -  Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengungkapkan Provinsi Jawa Barat menjadi
              provinsi dengan tenaga kerja yang terdampak imbas dari  Covid-19  paling banyak. Hal tersebut
              dikatakan Menaker Ida saat memberikan arahan konkret pemulihan ekonomi nasional di bidang
              ketenagakerjaan di hadapan Kadisnaker Kab/Kota seluruh Jawa Barat, di Bandung, Jawa Barat.

              "Tentu dengan kondisi dan tantangan ketenagakerjaan di Provinsi Jawa Barat ini perlu untuk
              segera  ditindaklanjuti  sesegera  mungkin.  Agar  kita  bisa  tekan  laju  dampak  Covid-19  ini
              kedepannya," kata dia dalam pernyataannya, Senin (10/8).

              Menurut  data  yang  dihimpun  Kementerian  Ketenagakerjaan  dengan  bantuan  dari  Disnaker
              Pemda setempat, hingga 31 Juli 2020, pekerja formal maupun informal yang terdampak Covid-
              19 di Provinsi Jawa Barat mencapai lebih dari 342.772 orang pekerja.

              Sedangkan, secara nasional hingga 31 Juli 2020, total pekerja formal maupun informal yang
              terdampak  Covid-19  mencapai lebih dari 3,5 juta orang. Dari jumlah tersebut, data yang sudah
              di-cleansing  oleh  kemnaker  dengan  BPJS  Ketenagakerjaan  mencapai  2.146.667  orang  (yang
              terdata by name by address).

              "Data  yang  sudah  cleansing  tersebut  terdiri  dari  pekerja  formal  yang  dirumahkan  mencapai
              1.132.117 orang dan pekerja formal yang di-PHK sebanyak 383.645 orang. Sedangkan pekerja
              sektor informal yang terdampak mencapai 630.905 orang," jelasnya.

              Untuk itu, Ida menyebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo terkait mitigasi dampak
              pandemi di bidang ketenagakerjaan, Pemerintah melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional

                                                           641
   637   638   639   640   641   642   643   644   645   646   647