Page 661 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 661

SIMAK FAKTA-FAKTA INSENTIF RP 2,4 JUTA BAGI PEKERJA BERGAJI DI BAWAH RP
              5 JUTA
              Jakarta -  Pemerintah berencana memberikan bantuan Rp 600 ribu bagi para pegawai yang
              bekerja di sektor swasta dengan  gaji  di bawah Rp 5 juta. Skema ini masuk ke dalam program
              Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

              Insentif tersebut diberikan selama 4 bulan, mulai September hingga Desember 2020 dengan
              besaran Rp 600 ribu per bulan.

              Hal  itu  dibenarkan  oleh  Menteri  Keuangan  Sri  Mulyani,  bahwa  pemerintah  sedang  mengkaji
              rencana pemberian insentif tersebut, dan akan menelan dana sebesar Rp 31,2 triliun.

              "Bansos untuk  gaji  bagi mereka yang berpendapatan di bawah Rp 5 juta yang sekarang sedang
              diidentifikasi targetnya, yang diperkirakan mencapai 13 juta pekerja," kata Sri Mulyani.
              Lalu hal apa saja yang berkaitan dengan insentif gaji tambahan untuk pekerja berpendapatan di
              bawah 5 juta? Berikut informasi yang dirangkum oleh  Liputan6.com  dari berbagai sumber,
              Senin (10/8/2020).

              Demi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III dan Kuartal IV 2020  Bukan tanpa maksud,
              pemberian insentif bagi pegawai swasta demi mengangkat daya beli dan menjaga konsumsi
              masyarakat. Sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal III dan kuartal
              IV.
              Ini  diakui  Menteri  Badan  Usaha  Milik  Negara  (BUMN)  sekaligus  Ketua  Pelaksana  Komite
              Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir.

              Pemberian stimulus bagi pekerja swasta bagian dari program pemulihan ekonomi nasional. Ada
              2 hal yang menjadi fokus upaya percepatan pemulihan ekonomi, dengan memberikan stimulus
              ekonomi yang manfaatnya nyata dirasakan masyarakat.

              Erick Thohir mendukung pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya, jika stimulus
              bantuan  gaji  tambahan pekerja dengan pendapatan tertentu dalam bentuk Bantuan Langsung
              Tunai (BLT).

              Saat  ini  insentif  bagi  pekerja  swasta  masih  dalam  tahap  finalisasi,  sebelum  bisa  dijalankan
              Kementerian Ketenagakerjaan pada September 2020.

              Bantuan ini difokuskan untuk 13,8 juta pekerja non PNS dan BUMN yang aktif terdaftar di BPJS
              Ketenagakerjaan, dengan iuran di bawah Rp 150 ribu per bulan atau setara dengan gaji di bawah
              Rp 5 juta per bulan.

              "Bantuan sebesar Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan akan langsung diberikan per dua bulan
              ke rekening masing-masing pekerja sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan," kata Erick
              Thohir.
              Agar data pekerja ini lebih konkrit, pemerintah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.
              Pemerintah juga menggandeng Perbanas untuk mendata akun rekening bank para pekerja yang
              mendapatkan insentif.

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengaku siap menjalankan program insentif
              bagi 13,8 juta pekerja ini.

              "Bantuan  ini  merupakan  program  stimulus  yang  digodok  bersama  Tim  Satgas  Pemulihan
              Ekonomi  Nasional  (PEN),  Kemnaker,  Kemenkeu  dan  BPJS  Ketenagakerjaan.  Kita  targetkan
              program ini dapat berjalan bulan September, " kata Ida dilansir Antara.
                                                           660
   656   657   658   659   660   661   662   663   664   665   666