Page 666 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 666

Sedangkan  dari  data  yang  sudah  di    cleansing    Kemnaker  dengan  BPJS  Ketenagakerjaan
              mencapai 2.146.667.
              "Ini  orang  yang  terdata  by  name  by  address,"  ujar  Ida  lewat  keterangan  tertulis,  Minggu
              (9/8/2020).

              Ida berujar, data yang sudah cleansing tersebut terdiri dari pekerja formal yang dirumahkan
              mencapai 1.132.117 orang. Sementara, pekerja formal yang di-PHK mencapai 383.645 orang.
              Sedangkan pekerja sektor informal yang terdampak mencapai 630.905 orang. Ida menyebut
              Jawa Barat menjadi provinsi yang paling banyak pekerja yang terimbas dari Covid-19.

              Secara  total,  baik  pekerja  formal  maupun  informal  yang  terdampak  Covid-19  di  Jawa  Barat
              mencapai lebih dari 342.772 pekerja.

              "Tentu dengan kondisi dan tantangan ketenagakerjaan di Provinsi Jawa Barat ini, perlu untuk
              segera ditindaklanjuti sesegera mungkin."  "Agar kita bisa tekan laju dampak Covid-19 ini ke
              depannya," katanya.

              Ida berujar, pemerintah lewat kementeriannya telah berupaya meringankan beban pekerja  PHK
              melalui beragam stimulus.

              Salah satunya, lewat program yang tengah ramai dibicarakan, yaitu stimulus berupa subsidi upah
              kepada para pekerja peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan yang penghasilannya di bawah Rp 5
              juta.
              Subsidi upah diberikan sebesar Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan, dan akan diberikan
              per dua bulan sekali.

              "Artinya, satu kali pencairan, pekerja akan menerima uang subsidi sebesar Rp 1,2 juta," jelasnya.

              Melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional, ia berharap dapat meringankan beban pekerja
              ter-PHK.
              Serta  melalui  berbagai  stimulus,  termasuk  menyalurkan  berbagai  bantuan  sosial  bagi  para
              korban  PHK  .

              "Ada kartu prakerja serta masifikasi program padat karya dan kewirausahaan untuk penyerapan
              tenaga  kerja  yang  terdampak pandemi."    "Ini  sesuai  dengan  arahan Presiden  Jokowi  terkait
              mitigasi dampak pandemi di bidang ketenagakerjaan," tuturnya.

              Menurutnya,  dengan  adanya  stimulus  seperti  ini,  maka  daya  beli  masyarakat  akan  mulai
              meningkat.

              Sehingga, akan berdampak pada pertumbuhan positif perekonomian Indonesia di kuartal III dan
              IV.
              "Saya  mengajak kepada  Bapak/Ibu  Kadisnaker Kabupaten/Kota  untuk  bersama-sama  gotong
              royong dan menjaga soliditas moral sosial."  "Guna serius dalam penanganan dan pemulihan
              disektor ketenagakerjaan yang ada di Jawa Barat", ucap Ida.

              Ditemui di tempat yang sama, Kadisnaker Jawa Barat Rachmat Taufik Garsadi membenarkan
              tingkat angka pengangguran terbuka di Jawa Barat masih cukup tinggi.

              Masih tingginya angka disparitas UMK di tingkat kabupaten/kota, berdampak pada minimnya
              produktivitas dan daya saing keterampilan yang ada di Jawa Barat.




                                                           665
   661   662   663   664   665   666   667   668   669   670   671