Page 669 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 669

"Jadi ini untuk pekerja penerima upah (formal) yang (terdaftar) peserta BP Jamsostek dengan
              upah dilaporkan dan tercatat di kami di bawah Rp 5 juta," kata Utoh.
              Setelah  penyaringan  data  pekerja  dengan  upah di  bawah  Rp  5  juta  per  bulan  rampung,  BP
              Jamsostek  akan  mengumpulkan  dan  mendata  nomor  rekening  penerima  subsidi  lewat
              perusahaan tempat bekerja.

              Dengan kata lain, pekerja yang menerima  gaji karyawan  di bawah Rp 5 juta per bulan dan
              berhak jadi penerima subsidi tidak diharuskan untuk mendaftarkan diri ke kantor cabang BP
              Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan.

              "Kantor Cabang sekarang lagi mengumpulkan data nomor rekening peserta tersebut via HRD.
              Iya  (tak  perlu  datang  ke  kantor  cabang),  dorong  HRD-nya  untuk    report    nomor  rekening,"
              ungkap Utoh.

              "Saat  ini  BP  Jamsostek  dalam  proses  mengumpulkan  data  nomor  rekening  peserta  yang
              memenuhi kriteria dimaksud melalui kantor cabang di seluruh Indonesia," kata dia lagi.

              Agar  program  subsidi  dari  pemerintah  tersebut  berjalan  dengan  baik,  pihaknya  meminta
              perusahaan pemberi kerja aktif mendata rekening penerima untuk karyawannya.

              "Diharapkan  pemberi  kerja  (perusahaan)  dan  tenaga  kerja  ikut  proaktif  menyampaikan  data
              nomor rekening dimaksud sesuai skema dan kriteria pemerintah," ujar Utoh.

              Sebagai informasi, pemerintah akan memberikan bantuan subsidi gaji kepada pekerja (bantuan
              karyawan Rp 600.000) yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta. Bantuan tersebut akan dikirimkan
              langsung kepada nomor rekening pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

              Untuk  menjalankan  BLT  ini,  pemerintah  menggunakan  data  yang  tercatat  di  BPJS
              Ketenagakerjaan. Pemerintah pun mengatakan ada sekitar 13,8 juta tenaga kerja formal dengan
              gaji di bawah Rp 5 juta yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

              Dilansir dari  Kontan  , Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin
              pada  Jumat  lalu  (7/8/2020).  Dia  mengatakan,  data  ini  akan  divalidasi dan  diverifikasi  dalam
              waktu dekat.

              "Insya  Allah  dalam  2  minggu  ini  kami  akan  bisa  mengumpulkan  dan  memverifikasi  nomor
              rekeningnya sehingga bantuannya, mekanismenya akan langsung disampaikan secara tunai,"
              terang Budi.

              Budi juga mengatakan, data yang digunakan mengacu pada data BPJS Ketenagakerjaan karena
              data tenaga kerja lengkap, mulai dari nama dan alamat, apakah tenaga kerja masih membayar
              iuran BPJS Ketenagakerjaan, dimana tempatnya bekerja hingga berapa lama dia bekerja.

              Adapun, kriteria penerima bantuan subsidi gaji ini merupakan tenaga kerja formal dengan gaji
              di bawah Rp 5 juta, aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dan tidak termasuk pegawai BUMN
              dan pemerintah.

              Pemerintah  juga  sudah menyiapkan  anggaran Rp  33,1  triliun  untuk bantuan  subsidi  gaji  ini.
              Penerima  bantuan  akan  mendapatkan  Rp  600.000  per  bulan  selama  4  bulan,  yang  mana
              penyalurannya  akan  dilakukan  dalam  2  tahap.  Penyaluran  bantuan  ini  akan  dilakukan  pada
              kuartal III dan IV 2020.

              .




                                                           668
   664   665   666   667   668   669   670   671   672   673   674