Page 671 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 671
SYARAT DAPAT BLT RP 600.000 HARUS DATANG KE KANTOR BPJS
KETENAGAKERJAAN HOAKS
JAKARTA, - Sejak beberapa hari lalu, ramai beredar kabar kalau karyawan swasta dengan gaji
di bawah Rp 5 juta akan menerima subsidi dari pemerintah sebesar Rp 600.000 per bulan.
Syaratnya harus mendaftarkan diri langsung ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan atau BP
Jasmsostek.
Syarat mendapatkan bantuan langsung tunai atau BLT Rp 600.000 bagi karyawan swasta
dengan mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan ini ramai beredar di grup percakapan dan
media sosial. Menurut kabar yang beredar, peserta harus datang ke kantor cabang BP Jamsostek
dengan membawa fotocopy buku tabungan dan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan
Irvansyah Utoh Banja mengatakan, informasi tersebut tidak benar alias hoaks.
"Itu tidak benar (harus mendaftarkan diri langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan),"
terang Utoh dikonfirmasi, Senin (10/8/2020).
Utoh menjelaskan, untuk pendataan peserta yang menerima bantuan Rp 600.000 untuk
karyawan swasta per bulan akan dilakukan oleh BP Jamsostek.
"Jadi ini untuk pekerja penerima upah (formal) yang (terdaftar) peserta BP Jamsostek dengan
upah dilaporkan dan tercatat di kami di bawah Rp 5 juta," kata Utoh.
Setelah penyaringan data pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta per bulan rampung, BP
Jamsostek akan mengumpulkan dan mendata nomor rekening penerima subsidi lewat
perusahaan tempat bekerja.
Dengan kata lain, pekerja yang menerima gaji karyawan di bawah Rp 5 juta per bulan dan
berhak jadi penerima subsidi, tidak diharuskan untuk mendaftarkan diri ke kantor cabang BP
Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan.
"Kantor Cabang sekarang lagi ngumpulkan data nomor rekening peserta tersebut via HRD. Iya
(tak perlu datang ke kantor cabang), dorong HRD-nya untuk report nomor rekening," ungkap
Utoh.
"Saat ini BP Jamsostek dalam proses mengumpulkan data nomor rekening peserta yang
memenuhi kriteria dimaksud melalui kantor cabang di seluruh Indonesia," kata dia lagi.
Agar program subsidi dari pemerintah tersebut berjalan dengan baik, pihaknya meminta
perusahaan pemberi kerja aktif mendata rekening penerima untuk karyawannya.
"Diharapkan pemberi kerja (perusahaan) dan tenaga kerja ikut proaktif menyampaikan data
nomor rekening dimaksud sesuai skema dan kriteria pemerintah," ujar Utoh.
Sebagai informasi, pemerintah akan memberikan bantuan subsidi gaji kepada pekerja (bantuan
karyawan Rp 600.000) yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta. Bantuan tersebut akan dikirimkan
langsung kepada nomor rekening pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.
Untuk menjalankan BLT ini, pemerintah menggunakan data yang tercatat di BPJS
Ketenagakerjaan. Pemerintah pun mengatakan ada sekitar 13,8 juta tenaga kerja formal dengan
gaji di bawah Rp 5 juta yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.
Dilansir dari Kontan , Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin
pada Jumat lalu (7/8/2020). Dia mengatakan, data ini akan divalidasi dan diverifikasi dalam
waktu dekat.
670

