Page 631 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 631

"Dari Bank Penyalur disalurkan kepada penerima subsidi upah atau gaji. Apapun itu banknya,
              baik Bank Himbara maupun di luar Himbara," ujar Ida.
              Dengan penyaluran  BLT  tahap 5 ini, pihak  Kemenaker  berharap, program bantuan  subsidi
              gaji  pada 12,4 juta  pekerja swasta  gaji di bawah Rp 5 juta dapat terlaksana secara baik.

              Menurut data  Kemenaker  per 5 Oktober 2020, subsidi haji telah disalurkan kepada 11,4 juta
              lebih penerima.

              Artinya, itu sudah mencapai 98,42 persen dari keseluruhan penerima  subsidi gaji  tersebut.
              Rinciannya, pada  BLT  tahap 1, sudah disalurkan kepada 2.484.429 atau 99,38 persen penerima
              subsidi gaji  .

              Kemudian,  pada    BLT    tahap  2,  disalurkan  kepada  2.981.533  pekerja  atau  mencapai  99,38
              persen.

              Setelah itu, pada  BLT  tahap 3, disalurkan kepada 3.476.361 pekerja atau pencapaian 99,32
              persen.

              Lalu, pada BLT tahap 4, terdapat 2.528.263 atau 95,26 persen penerima subsidi gaji.

              Syarat  pekerja swasta  dapat  BLT  Setidaknya ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

              Diproritaskan, penerima bantuan ini adalah karyawan swasta yang masih aktif bekerja.

              Fokus bantuan pemerintah kali ini adalah 13,8 juta pekerja non PNS dan BUMN.

              Penerima bantuan adalah karyawan swasta yang menerima gaji di bawah Rp 5 juta.

              Angka gaji tersebut dilihat berdasarkan upah karyawan yang dilaporkan dan tercatat di BPJS
              Ketenagakerjaan.

              Lebih lanjut lagi lagi, penerima bantuan adalah karyawan swasta bergaji di bawah Rp 5 juta yang
              aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

              Deputi  Direktur  Bidang  Hubungan  Masyarakat  dan  Antar  Lembaga  BPJS  Ketenagakerjaan,
              Irvansyah Utoh Banja mengatakan, pemerintah menggunakan data yang tercatat di lembaganya.
              Utoh berujar, pihaknya berusaha menyelesaikan pengumpulan data nomor rekening tersebut
              sebelum September.

              "Diharapkan  pemberi  kerja  (perusahaan)  dan  tenaga  kerja  ikut  proaktif  menyampaikan  data
              nomor rekening dimaksud sesuai skema dan kriteria pemerintah," kata Utoh, Minggu (9/8/2020)
              seperti dikutip dari Kontan.



















                                                           630
   626   627   628   629   630   631   632   633   634   635   636