Page 633 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 633
Ida berharap para pemangku kepentingan di sektor ketenagakerjaan dapat memberi masukan
untuk PP dari undang-undang yang disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Senin
(5/10) lalu itu.
Terkait buruh yang melakukan aksi mogok nasional menolak UU Cipta Kerja itu, Ida berharap
mereka dapat membaca undang-undang tersebut karena banyak aspirasi pekerja yang sudah
diakomodasi di dalamnya.
"Banyak berita yang beredar di kalangan teman-teman pekerja atau buruh yang jauh dari
kenyataannya," kata Ida, dikutip Antara.
Menurut Ida, banyak tuntutan buruh yang sudah diakomodasi dalam UU Cipta Kerja karena itu
aksi turun ke jalan yang dilakukan pekerja menjadi tidak relevan. Selain itu, rancangan UU Cipta
Kerja yang diserahkan ke DPR adalah hasil dari pendalaman dengan Tripartit Nasional yang
melibatkan serikat pekerja/buruh, pengusaha dan akademisi.
"Saya berharap teman-teman lihat kembali, baca kembali UU Cipta Kerja ini," tegasnya.
Sebelumnya, sekitar dua juta buruh di berbagai provinsi di Indonesia melakukan aksi mogok
nasional sebagai bentuk penolakan pengesahan UU Cipta Kerja oleh DPR. Aksi tersebut dimulai
pada Selasa dan akan berlangsung hingga 8 Oktober 2020. (Der).
632

