Page 637 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 637

Isu ini ternyata juga disoroti oleh dunia internasional, yang dimuat oleh berbagai portal berita
              luar negeri. Salah satunya Al Jazeera, media berbahasa Arab dan Inggris yang berbasis di Doha,
              Qatar.

              Dalam artikel berjudul 'Indonesian Workers Stage Protests Against New Labour Laws', Al Jazeera
              menuliskan  bahwa  protes  telah  terjadi  di  beberapa  kota  untuk  menentang  pengesahan  UU
              Ketenagakerjaan kontroversial, yang diklaim pemerintah penting untuk menarik investasi.

              "Parlemen mengesahkan RUU Cipta Kerja 'Omnibus', merevisi lebih dari 70 undang-undang yang
              ada untuk mempercepat reformasi ekonomi dan meningkatkan iklim investasi di negara ekonomi
              terbesar di Asia Tenggara," tulis Al Jazeera pada artikelnya.

              Media The Australian juga menyoroti isu ini dalam artikel berjudul 'Indonesian Unions Threaten
              To  Go  Out of  New  Labour  Law'.  Di  awal  artikel,  media  Australia  itu  mengungkapkan  bahwa
              serikat  pekerja  di  seluruh  Indonesia  mengancam  melakukan  mogok  kerja  dan  protes,  untuk
              menentang UU tersebut.
              "UU  baru  secara  signifikan  mengubah  kompensasi  pekerja  seperti  pesangon,  cuti  berbayar,
              asuransi kesehatan dan hak pensiun. Sekelompok investor mengeluarkan pernyataan peringatan
              bahwa UU tersebut dapat membahayakan hutan Indonesia," tulis The Australian pada artikelnya
              hari ini.
              Media asal Inggris, The Guardian, juga mengangkat isu ini dalam artikel berjudul 'Indonesia Mass
              Strikes  Loom  Over  Cuts  to  Environmental  Safeguards  and  Workers'  Right'.  Artikel  tersebut
              mengungkap  bahwa  kelompok-kelompok  yang  mewakili  jutaan  pekerja  di  Indonesia,  akan
              melakukan aksi mogok sebagai tanggapan atas protes RUU tersebut.

              "Pemerintah berpendapat UU akan membuat negara lebih menarik bagi investor, di saat ekonomi
              sedang  terguncang  akibat  dampak  COVID-19.  Jutaan  orang  kehilangan  pekerjaan  akibat
              pandemi,  yang  menginfeksi  lebih  dari  300  ribu  orang  di  Indonesia,"  demikian  ditulis  The
              Guardian.






































                                                           636
   632   633   634   635   636   637   638   639   640   641   642