Page 640 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 640
Judul Beredar Omnibus Law Ciptaker dari Pesangon hingga Cuti, Ini Faktanya
Nama Media viva.co.id
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.viva.co.id/berita/bisnis/1309500-beredar-omnibus-law-
ciptaker-dari-pesangon-hingga-cuti-ini-faktanya
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-10-07 08:40:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR ) telah menetapkan Rancangan Undang-Undang (RUU)
Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) menjadi undang-undang. Seiring dengan itu banyak
penolakan di tengah masyarakat, pekerja atau buruh. Selain itu, juga terdapat berbagai hoax
yang beredar mengenai RUU tersebut yang jika dirujuk ke draf UU Ciptaker-nya keliru atau di
luar konteks yang tertuang dalam undang-undang sapujagat tersebut.
BEREDAR OMNIBUS LAW CIPTAKER DARI PESANGON HINGGA CUTI, INI
FAKTANYA
Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR ) telah menetapkan Rancangan Undang-Undang (RUU)
Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) menjadi undang-undang. Seiring dengan itu banyak
penolakan di tengah masyarakat, pekerja atau buruh.
Selain itu, juga terdapat berbagai hoax yang beredar mengenai RUU tersebut yang jika dirujuk
ke draf UU Ciptaker-nya keliru atau di luar konteks yang tertuang dalam undang-undang
sapujagat tersebut.
Berikut fakta-fakta yang dirangkum
1. Pesangon Salah satu narasi hoax yang sering muncul adalah dihilangkannya uang pesangon.
Padahal jika dirujuk berdasarkan undang-undang tersebut, diatur di dalam BAB IV
Ketenagakerjaan, mulai dari pasal 156.
Akan tetapi, UU tersebut memang menghapus beberapa ketentutan yang tertuang dalam UU
Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. Misal, pasal 164 mengenai pemberian pesangon jika
perusahaan efisiensi.
2. Status Pekerja Narasi selanjutnya terkait tidak adanya status karyawan tetap dan status
karyawan kontrak ataupun outsourcing yang bisa seumur hidup. Berbeda dengan UU
Ketenagakerjaan pasal 59.
639

