Page 616 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 616

Berikut ini gelombang demo-mogok nasional buruh menolak omnibus law UU Cipta Kerja:

              Demak: Buruh Gelar Doa, Siap ke Jakarta

              Ratusan buruh menggelar doa bersama agar putusan UU Cipta Kerja dapat diubah.

              "Kemarin kita ada rencana orasi dari kawan-kawan di depan pintu gerbang, tapi dari kepolisian
              tidak memberikan surat tanda terima pemberitahuan (STTP) dan dibenturkan dengan aturan
              protokol kesehatan COVID-19. Akhirnya kita bentuk di dalam perusahaan. Massa sekitar 300-an
              dari  karyawan  shift  satu  dan  tiga,"  kata  koordinator  massa,  Poyo  Widodo,  saat  dihubungi
              detikcom, Selasa (6/10/2020).

              Doa bersama tersebut, lanjut Poyo, bermaksud sebagai wujud perlawanan dari daerah terkait
              disahkannya UU Cipta Kerja.

              Pihaknya  mengaku  akan  terus  melakukan  perlawanan  terkait  Omnibus  Law  yang  sudah  sah
              tersebut. Dirinya mengatakan akan ikut ke Jakarta melakukan demo besar-besaran.

              Cirebon: Buruh Demo DPRD

              Massa  buruh  yang  tergabung  Serikat  Pekerja  Nasional  (SPN)  Cirebon  Raya  berunjuk  rasa  di
              gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Massa menolak omnibus law UU Cipta Kerja.

              Massa SPN Cirebon Raya itu menyoroti sejumlah pasak yang dinilai merugikan buruh. Beberapa
              menit setelah berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Cirebon, sejumlah perwakilan
              buruh beraudiensi dengan Kabag Persidangan DPRD Kabupaten Cirebon. Sayangnya, sejumlah
              anggota DPRD tak bisa menemui buruh. Sebab kunjungan kerja (kunker) ke luar kota.

              SPN Cirebon Raya menegaskan akan kembali berunjuk rasa dengan massa yang lebih banyak.
              Sebab belum mendapatkan jawaban dari DPRD Kabupaten Cirebon.

              Surabaya: Buruh Tuntut Jokowi Keluarkan Perppu

              Ratusan buruh sudah bergerak dari kawasan Kebun Binatang Surabaya (KBS). Mereka menuju
              DPRD Jatim untuk demo menolak omnibus law UU Cipta Kerja.

              Dari KBS, mereka melewati Jalan Diponegoro. Kemudian menuju Jalan Darmo dan Jalan Basuki
              Rahmat. Lalu akan melewati Jalan Bubutan menuju DPRD Jatim di Jalan Indrapura.

              Para buruh iring-iringan menggunakan motor dengan diawali mobil komando lengkap dengan
              sound system. Iring-ringan buruh juga dikawal polisi.

              "Karena dengan adanya undang-undang omnibus law ini, kami meminta kepada DPRD Provinsi
              dan  Ibu  Gubernur  untuk  mendesak  kepada  Presiden  Republik  Indonesia,  Pak  Jokowi
              mengeluarkan  Perppu,  sebagai  pengganti  Undang-Undang  Omnibus  Law,"  kata  Marzuki,
              koordinator GARANG, kepada detikcom, Selasa (6/10/2020).

              Menurut Marzuki, aksi hari ini sekadar pemanasan saja. Mereka akan menggelar aksi lanjutan
              pada 8 Oktober mendatang, dengan jumlah massa yang lebih besar.

              Andika, perwakilan SPKEP SPSI menegaskan selama Omnibus Law ada, haram memilih parpol
              yang mendukung UU tersebut. Ia juga meminta Presiden Jokowi menerbitkan Perppu (Peraturan
              Pemerintah Pengganti Undang-Undang) sebagai pengganti omnibus law UU Cipta Kerja.
              "Haram memilih parpol yang mendukung UU tersebut. Ada 2 parpol yang tidak mendukung.
              Apakah murni memperjuangkan hak pekerja, atau mengamankan konstituen di 2024. Kita nggak
              tahu tujuannya. Tapi kita minta Pak Presiden untuk mengeluarkan Perppu," tambahnya.

                                                           615
   611   612   613   614   615   616   617   618   619   620   621