Page 676 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 676
Ida berharap para pemangku kepentingan di sektor ketenagakerjaan dapat memberi masukan
untuk PP dari undang-undang yang disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Senin
(5/10) kemarin itu.
Terkait buruh yang melakukan aksi mogok nasional menolak UU Cipta Kerja itu, Ida berharap
mereka dapat membaca undang-undang tersebut karena banyak aspirasi pekerja yang sudah
diakomodasi di dalamnya.
"Banyak berita yang beredar di kalangan teman-teman pekerja atau buruh yang jauh dari
kenyataannya," ujar Ida.
Menurut Ida, banyak tuntutan buruh yang sudah diakomodasi dalam UU Cipta Kerja karena itu
aksi turun ke jalan yang dilakukan pekerja menjadi tidak relevan. Selain itu, rancangan UU Cipta
Kerja yang diserahkan ke DPR adalah hasil dari pendalaman dengan Tripartit Nasional yang
melibatkan serikat pekerja/buruh, pengusaha dan akademisi.
"Saya berharap teman-teman lihat kembali, baca kembali UU Cipta Kerja ini," tegasnya.
Sebelumnya, sekitar dua juta buruh di berbagai provinsi di Indonesia melakukan aksi mogok
nasional sebagai bentuk penolakan pengesahan UU Cipta Kerja oleh DPR. Aksi tersebut dimulai
hari ini dan berlangsung sampai 8 Oktober 2020.
675

