Page 699 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 699
Massa mahasiswa UNS dengan mengenakan jas almameter kebesaran tampak memadati
Boulevard UNS. Mereka mahasiswa dari berbagai fakultas dan jurusan yang tergerak mengikuti
aksi gerakan Sebelas Maret Para peserta aksi demo tampak membawa berbagai poster yang
bertuliskan kecaman kepada DPR yang mengesahkan Omnibus Law. Poster-poster itu di
antaranya bertuliskan "Omnibus Law bikin mampus", "Omnibus Law musuh segala makhluk
hidup dan lainnya." Selain itu, sejumlah perwakilan mahasiswa juga menggelar orasi secara
bergantian. Orasi tersebut menyuarakan penolakan dan kecaman pengesahan Omnibus Law
yang dilakukan para anggota dewan.
Humas Aksi Demo Sebelas Maret Bergerak, Dafa Maulana mengatakan, aksi ini sebagai bentuk
penolakan atas sikap pemerintah dan DPR yang telah mengesahkan RUU Omnibus Law menjadi
undang-undang. Ia pun melihat DPR dalam pengesahan undang-undang itu terlihat terburu-
buru.
"Ini diputuskan ketika malam Minggu dan malam sekali. Kita tidak tahu dan terutama bagi
pekerja itu belum pada tahu dan tiba-tiba disahkan secara sepihak," kata dia di sela-sela aksi
demo di Boulevard UNS Solo Selasa, Selasa, Oktober 2020.
Oleh sebab itu, sebagai upaya untuk memperjuangkan keresahan para pekerja dengan
disahkannya Omnibus Law, para mahasiswa UNS melalui gerakan Sebelas Maret Bergerak
menggelar aksi demo dan menyampaikan sejumlah tuntutan.
"Akhirnya memunculkan beberapa tuntutan, di antaranya mosi tidak percaya karena resah
dengan pengesahan itu, pembatalan Omnibus Law dan jegal sampai gagal," ucapnya. (ren).
698

