Page 726 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 726
Judul Jumlah pesangon turun, pemerintah sesuaikan kepastian bayar
perusahaan
Nama Media kontan.co.id
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://nasional.kontan.co.id/news/jumlah-pesangon-turun-
pemerintah-sesuaikan-kepastian-bayar-perusahaan
Jurnalis Abdul Basith Bardan
Tanggal 2020-10-06 19:24:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan) Kita sesuaikan
dengan pertimbangan kita untuk memberikan kepastian pesangon itu akan diberikan
negative - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan) Sekarang dalam
praktiknya banyak yang tak mendapat pesangon
Ringkasan
Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang disahkan pemerintah dan DPR menurunkan uang
pesangon yang diterima pekerja atau buruh.
Sebelumnya jumlah maksimal pesangon bisa mencapai 32 kali gaji. Berdasarkan UU Cipta Kerja
berubah menjadi 25 kali gaji dengan pembagian 19 kali gaji dibayar perusahaan dan 6 kali
dibayar melalui Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP)."Kita sesuaikan dengan pertimbangan kita
untuk memberikan kepastian pesangon itu akan diberikan," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian
Ketenagakerjaan Anwar Sanusi saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (6/10).Anwar bilang selama
ini pun banyak pesangon yang tidak dibayarkan sesuai dengan ketentuan. Oleh karena itu,
aturan ini akan memastikan pembayaran pesangon diterima pekerja.
JUMLAH PESANGON TURUN, PEMERINTAH SESUAIKAN KEPASTIAN BAYAR
PERUSAHAAN
JAKARTA . Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang disahkan pemerintah dan DPR menurunkan
uang pesangon yang diterima pekerja atau buruh.
Sebelumnya jumlah maksimal pesangon bisa mencapai 32 kali gaji. Berdasarkan UU Cipta Kerja
berubah menjadi 25 kali gaji dengan pembagian 19 kali gaji dibayar perusahaan dan 6 kali
dibayar melalui Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP)."Kita sesuaikan dengan pertimbangan kita
untuk memberikan kepastian pesangon itu akan diberikan," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian
725

