Page 729 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 729

Polda Metro Jaya telah melarang demonstrasi di depan Gedung DPR RI saat pembahasan dan
              pengesahan Omnibus Law  UU Cipta Kerja  . Hal ini merupakan tindak lanjut dari surat Telegram
              Rahasia (TR) Kapolri Jenderal Idham Azis.

              Dalam TR bernomor STR/645/X/PAM.3.2./2020 per tanggal 2 Oktober 2020, Idham melarang
              adanya unjuk rasa di tengah pandemi Covid-19.

              Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan
              berbagai serikat buruh akan tetap menggelar aksi mogok nasional sepanjang tanggal 6 hingga
              8 Oktober 2020. Hal ini menanggapi disahkannya Omnibus Law UU Cipta Kerja oleh DPR RI pada
              hari ini, Senin, 5 Oktober 2020.

              Said menyatakan mogok dilakukan berdasarkan UU No 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan
              Menyampaikan Pendapat di Muka Umum dan UU No 21 Tahun 2000, khususnya Pasal 4 tentang
              fungsi  serikat  pekerja  yang  termasuk  merencanakan  dan  melaksanakan  pemogokan.  Lebih
              lanjut, ia menambahkan dasar hukum aksi ini yaitu UU No 39 Tahun 1999 tentang HAM dan UU
              No 12 tahun 2005 tentang Pengesahan Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik.

              Ketua Umum Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP), Jumisih mengatakan buruh yang tergabung
              dalam organisasinya juga bakal melakukan  mogok nasional  di masing-masing lokasi industri.
              Pada  acara  puncak,  mereka  baru  bergabung  di  satu  tempat  untuk  menggelar  demo  buruh.
              "Tanggal 8 Oktober disatukan ke DPR," kata dia kepada Tempo pada Selasa, 6 Oktober 2020.


















































                                                           728
   724   725   726   727   728   729   730   731   732   733   734