Page 728 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 728

Judul               Polisi Tangkap 18 Siswa SMA yang Ingin Ikut Demo Buruh Tolak UU
                                    Cipta Kerja
                Nama Media          tempo.co
                Newstrend           Omnibus Law
                Halaman/URL         https://metro.tempo.co/read/1393530/polisi-tangkap-18-siswa-sma-
                                    yang-ingin-ikut-demo-buruh-tolak-uu-cipta-kerja
                Jurnalis            M Julnis Firmansyah
                Tanggal             2020-10-06 19:21:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Dirjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Narasumber

              negative - Yusri Yunus (Kabid Humas Polda Metro Jaya) Bukan ke Polda, masih di DPR, diduga
              indikasi kelompok-kelompok antikemapanan

              negative - Yusri Yunus (Kabid Humas Polda Metro Jaya) Katanya mereka dapat info di medsos
              mau ada ribut di DPR, makanya datang ke sana. Setelah diperiksa, nanti kami pulangkan

              neutral - Jumisih (Ketua Umum Federasi Buruh Lintas Pabrik) Tanggal 8 Oktober disatukan ke
              DPR



              Ringkasan

              Polda Metro Jaya menangkap 18 orang yang ingin ikut dalam  demo buruh  menolak Omnibus
              Law  UU  Cipta  Kerja  di  depan  Gedung  DPR  RI,  Jakarta  Pusat,  hari  ini.  Belasan  orang  itu
              mengatasnamakan kelompok antikemapanan.



              POLISI TANGKAP 18 SISWA SMA YANG INGIN IKUT DEMO BURUH TOLAK UU CIPTA
              KERJA

              TEMPO.CO, Jakarta -  Polda Metro Jaya menangkap 18 orang yang ingin ikut dalam  demo buruh
              menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, hari ini. Belasan
              orang itu mengatasnamakan kelompok antikemapanan.

              "Bukan ke Polda, masih di DPR, diduga indikasi kelompok-kelompok antikemapanan," ujar Kabid
              Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus saat dihubungi, Selasa, 6 Oktober 2020.

              Dari hasil pemeriksaan sementara, Yusri mengatakan 18 orang itu bukan berasal dari golongan
              buruh.  Mereka  adalah  siswa  SMA  yang  mendapat  informasi  akan  ada  demonstrasi  di  DPR.
              "Katanya mereka dapat info di medsos mau ada ribut di DPR, makanya datang ke sana. Setelah
              diperiksa, nanti kami pulangkan," kata Yusri.
                                                           727
   723   724   725   726   727   728   729   730   731   732   733