Page 721 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 721
Demikian hal ini diungkapkan Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia Mirah Sumirat
saat dihubungi Tribun, Jakarta, Senin (5/10/2020).
Dikatakannya, di antara sejumlah tokoh yang dipanggil ada nama Said Iqbal, yang merupakan
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
Selain itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea
, juga turut dipanggil ke Istana.
"Permintaan dari kami memang agar dibuka ruang negosiasi, kalau memang pertemuan tersebut
dalam rangka negosiasi sebelum diputuskan dalam paripurna, itu lebih baik. Semoga dampak
dari pertemuan tersebut positif bagi pekerja," papar Mirah.
Baik Said Iqbal maupun Andi Gani Nena Wea kerap dipanggil Jokowi ke Istana untuk bertukar
pandangan mengenai kondisi dan isu-isu terkait ketenagakerjaan serta buruh.
Berdasarkan catatan Tribunnews, Andi Gani dan Said Iqbal pada April lalu juga diundang ke
Istana Negara. Ikut mendampingi keduanya, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera
Indonesia (KSBSI) Elly Rosita.
Saat itu mereka juga membahas soal RUU Cipta Kerja yang berujung pada keputusan presiden
untuk menunda pembahasan RUU tersebut.
Siapa sebenarnya Andi Gani Nena Wea dan Said Iqbal? Berikut profil serta rekam jejak kedua
tokoh buruh tersebut.
Andi Gani Nena Wea Andi Gani merupakan aktivis buruh.
Dia sempat menjabat sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI),
Presidium Majelis Pekerja Buruh Indonesia.
Saat kontestasi Pilpres 2019 lalu, Andi Gani ikut aktif terjun dalam penggalangan massa buruh
dalam beberapa acara kampanye dan menjadi Ketua Umum Relawan Buruh Sahabat Jokowi.
Dikutip dari Harian Kompas, 15 Juli 2019, sarjana hukum jebolan Universitas Atmajaya
Yogyakarta ini ikut menggerakan massa buruh di acara Visi Indonesia 2019-2024 di Sentul
International Convention Center, Bogor.
Andi Gani memimpin hadirin membacakan deklarasi anak bangsa.
Dalam deklarasi ini antara lain dinyatakan Pancasila sebagai satu-satunya ideologi bangsa, serta
menjadikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pengikat untuk Indonesia maju adil dan makmur.
Setelah kemenangan Jokowi, dikutip dari Harian Kompas 20 Oktober 2020, Andi Gani diplot
menjadi Ketua Panitia Pelaksana Syukuran Inaugurasi Presiden-Wapres 2019-2024.
Saat itu, Andi Gani mengatakan, acara inaugurasi merupakan agenda pengganti parade budaya
yang batal diselenggarakan karena Jokowi menginginkan perayaan pelantikan sederhana.
"Sukarelawan ingin merayakan pelantikan Pak Jokowi sehingga kami selenggarakan acara
inaugurasi ini agar kegiatan sukarelawan terkoordinasi dengan baik dan tidak sporadis.
Kami meminta sukarelawan membantu kerja aparat menjaga situasi keamanan," kata Andi Gani.
Dalam rekam jejaknya, Andi Gani juga menjabat sebagai Ketua Umum Masyarakat Olahraga
Indonesia dan Senior Advisor PT Indika Energi Tbk.
720

