Page 161 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2021
P. 161

Judul               Jadi Negara Terbesar Ketujuh, Indonesia Butuh 113 Juta Tenaga Kerja
                                    Terampil
                Nama Media          beritasatu.com
                Newstrend           Pembangunan SDM
                Halaman/URL         https://www.beritasatu.com/ekonomi/769167/jadi-negara-terbesar-
                                    ketujuh-indonesia-butuh-113-juta-tenaga-kerja-terampil
                Jurnalis            EHD
                Tanggal             2021-05-03 17:25:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              neutral  -  Bambang  Satrio  Lelono  (Kepala  Badan  Perencanaan  dan  Pengembangan
              Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker )) Kalau kita lihat kajian tersebut
              dipublikasikan pada 2012 di mana Indonesia baru memiliki 57 juta tenaga kerja terampil dan
              semi terampil, berarti setiap tahunnya kita harus bisa menciptakan lebih dari 3 juta tenaga kerja
              terampil atau semi terampil

              negative  -  Bambang  Satrio  Lelono  (Kepala  Badan  Perencanaan  dan  Pengembangan
              Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker )) Pembangunan ketenagakerjaan
              dalam  lima  tahun  sebelum  pandemi  sebetulnya  menunjukkan  kinerja  yang  baik.  Kita  bisa
              menekan angka pengangguran di bawah 5%, dan juga menekan tingkat kemiskinan di bawah
              dua digit. Tetapi begitu satu tahun belakangan ini kita mengalami pandemi, gambaran tersebut
              berantakan.  Hanya  dalam  waktu  6  bulan,  ternyata  ada  peningkatan pengangguran  2,6  juta.
              Angka pengangguran menjadi 9,77 juta atau 7,07%

              positive  -  Bambang  Satrio  Lelono  (Kepala  Badan  Perencanaan  dan  Pengembangan
              Ketenagakerjaan  Kementerian  Ketenagakerjaan  (  Kemnaker  ))  Ini  merupakan  satu  modal
              pembangunan  yang  luar  biasa  untuk  meningkatkan  pertumbuhan  ekonomi,  dengan  syarat
              apabila  orang-orang  yang  berusia  produktif  tersebut  memiliki  kompetensi  dan  produktivitas,
              sehingga bisa berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, apabila kita
              gagal memberikan keterampilan dan pengetahuan pada penduduk usia produktif, ini justru akan
              menjadi bumerang bagi ekonomi Indonesia ke depan

              positive  -  Bambang  Satrio  Lelono  (Kepala  Badan  Perencanaan  dan  Pengembangan
              Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker )) Kita tahu, ke depan banyak sekali
              terjadi  perubahan-perubahan  dan  dunia  kerja  sudah  fleksibel,  sehingga  peraturan
              ketenagakerjaan juga harus fleksibel

              positive  -  Bambang  Satrio  Lelono  (Kepala  Badan  Perencanaan  dan  Pengembangan
              Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker )) Tantangan ini harus kita antisipasi
              bersama melalui transformasi pasar kerja dengan memanfaatkan teknologi digital


                                                           160
   156   157   158   159   160   161   162   163   164   165   166