Page 164 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2021
P. 164
Judul Antisipasi Perubahan, Kemenaker Susun Strategi Transformasi Industri
Nama Media bisnis.com
Newstrend Sistem Informasi Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://ekonomi.bisnis.com/read/20210503/12/1389708/antisipasi-
perubahan-kemenaker-susun-strategi-transformasi-industri
Jurnalis Rahmad Fauzan
Tanggal 2021-05-03 17:13:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - McKinsey & Company (NA) Permasalahannya, pekerjaan baru tersebut membutuhkan
tuntutan kompetensi yang baru. Inilah yang harus disiapkan. Mau tidak mau kita harus
memanfaatkan teknologi digital
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan harus berpacu dengan waktu untuk melakukan transformasi
industri sejalan dengan pergerakan sektor ketenagakerjaan yang sangat dinamis. Kepala Badan
Perencanaan dan Pengembangan Kemenaker Bambang Satrio Lelono mengatakan pemangku
kepentingan sektor ketenagakerjaan Tanah Air mesti mampu memprediksi perubahan tersebut
dengan menyusun strategi transformasi industri.
ANTISIPASI PERUBAHAN, KEMENAKER SUSUN STRATEGI TRANSFORMASI
INDUSTRI
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan harus berpacu dengan waktu untuk melakukan
transformasi industri sejalan dengan pergerakan sektor ketenagakerjaan yang sangat dinamis.
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Kemenaker Bambang Satrio Lelono mengatakan
pemangku kepentingan sektor ketenagakerjaan Tanah Air mesti mampu memprediksi perubahan
tersebut dengan menyusun strategi transformasi industri.
Berdasarkan transformasi yang berlangsung, pemerintah akan melakukan pemetaan lapangan
pekerjaan yang diperkirakan hilang dan muncul seiring dengan perubahan zaman, serta
mengidentifkasi kompetensi dan keterampilan sebagai dasar penyusunan perencanaan tenaga
kerja.
Menurut riset McKinsey & Company, Indonesia akan menciptakan 23 juta pekerjaan dalam 10
tahun ke depan. Tetapi, dengan adanya automasi, lapangan pekerjaan yang muncul pun akan
lebih banyak, yakni antara 27 - 46 juta pekerjaan.
163

