Page 257 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2021
P. 257

Judul               Pandemi Tak Kunjung Pergi, Nasib Buruh Kian Tak Pasti
                Nama Media          detik.com
                Newstrend           Peringatan Hari Buruh
                Halaman/URL         https://news.detik.com/kolom/5555469/pandemi-tak-kunjung-pergi-
                                    nasib-buruh-kian-tak-pasti
                Jurnalis            Dian Septi Trisnanti
                Tanggal             2021-05-03 11:33:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Tahun 2021 adalah tahun kedua May Day diperingati dalam situasi pandemi. Tahun lalu, kita
              tentu berharap di tahun 2021 situasi sudah kembali pulih dan bisa beraktivitas seperti sediakala.
              Namun, harapan di tengah ketidakpastian pandemi itu lambat laun menemui realitanya, yaitu
              kepastian bahwa pandemi masih ada dan tak kunjung pergi. Vaksinasi yang berlangsung masih
              bersusah payah mengejar percepatan laju penularan Covid, sementara dampaknya kian meluas
              dan belum tentu bisa terobati hingga di masa-masa mendatang.



              PANDEMI TAK KUNJUNG PERGI, NASIB BURUH KIAN TAK PASTI

              Tahun 2021 adalah tahun kedua May Day diperingati dalam situasi pandemi. Tahun lalu, kita
              tentu berharap di tahun 2021 situasi sudah kembali pulih dan bisa beraktivitas seperti sediakala.
              Namun, harapan di tengah ketidakpastian pandemi itu lambat laun menemui realitanya, yaitu
              kepastian bahwa pandemi masih ada dan tak kunjung pergi.

              Vaksinasi yang berlangsung masih bersusah payah mengejar percepatan laju penularan Covid,
              sementara  dampaknya  kian  meluas  dan  belum  tentu  bisa  terobati  hingga  di  masa-masa
              mendatang.

              Cerita Suram Bagi kaum buruh, pandemi merupakan cerita suram yang tak kunjung terobati.
              Yesa  (bukan  nama  sebenarnya)  contohnya,  tak  punya  pilihan  selain  mengencangkan  ikat
              pinggang  sejak  awal  pandemi  berlangsung.  Sebagai  buruh  garment  di  KBN  Cakung,  Jakarta
              Utara,  ia  terpaksa  menelan  pil  pahit  akibat  Covid-19  yang  melanda  sejak  tahun  lalu.  Ketika
              pandemi tiba, pabrik tempat ia bekerja terpaksa mengurangi aktivitas produksi sehingga jam
              kerja pun dikurangi.
              Yesa dan teman-temannya hanya bekerja selama dua minggu secara bergantian yang berakibat
              pada  berkurangnya  upah  sebesar  50%.  Hal  itu  memukul  ekonomi  keluarganya,  padahal  ia
              memiliki dua buah hati yang masih kecil dan membutuhkan asupan gizi memadai untuk daya
              kembangnya. Andalan Yesa hanyalah tabungan yang ia kumpulkan sejak pertama kali bekerja
              (selama tiga tahun) dan lambat laun habis.


                                                           256
   252   253   254   255   256   257   258   259   260   261   262