Page 112 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 MEI 2020
P. 112

Kerja (PHI dan Jamsos) serta Ditjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan
               Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PPK dan K3) Kemnaker.


               "Tentunya kita dorong untuk dilakukan dialog secara bipartit yang melibatkan
               pekerja dan pengusaha, sehingga mereka mencapai solusi dan kesepakatan
               bersama terkait pembayaran THR ini. Kesepakatan itu harus dilaporkan ke Dinas
               Tenaga Kerja setempat," kata Menaker.


               Menaker menegaskan bahwa perusahaan harus membayar THR sesuai dengan
               ketentuan perundang-undangan. Jika terjadi kesulitan pembayaran, opsi bisa
               dibicarakan dalam dialog kekeluargaan antara pekerja dan pengusaha untuk
               mencapai kesepakatan.

               Dialog tersebut harus dilandasi oleh laporan keuangan internal perusahaan dan
               hasilnya harus berupa kesepakatan tertulis yang dilaporkan ke Dinas
               Ketenagakerjaan di daerah masing-masing.

               Bagi perusahaan yang tidak membayar tepat waktu tanpa perjanjian dengan
               pekerja, Menaker mengingatkan adanya sanksi administratif berupa teguran tertulis
               dan sanksi pembatasan kegiatan usaha.

               Selain itu, pengusaha yang terlambat membayar THR dikenai denda sebesar 5
               persen yang akan dikelola dan dipergunakan untuk kesejahteraan pekerja dan
               buruh.

               Pewarta: Prisca Triferna Violleta  Editor: Endang Sukarelawati  COPYRIGHT (c)2020
               .









































                                                      Page 111 of 141.
   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116   117