Page 126 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 MEI 2020
P. 126

Title          KRONOLOGI PELARUNGAN JENAZAH ABK DI PERAIRAN SOMALIA MENURUT KEMLU
               Media Name     tirto.id
               Pub. Date      20 Mei 2020
                              https://tirto.id/kronologi-pelarungan-jenazah-abk-di-perairan-somalia- menurut-kemlu-
               Page/URL
                              fziR
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Penjelasan Kemlu terkait pelarungan jenazah ABK asal Indonesia di Perairan
               Somalia.

               Seorang Warga Negara Indonesia dilarung di perairan Somalia. Kasus ini
               mengemuka setelah video yang memperlihatkan peristiwa pelarungan jenazah ini,
               beredar di media sosial.

               Kementerian Luar Negeri bersama kementerian/lembaga terkait pun melakukan
               penelusuran terkait kasus ini. ABK ini diketahui bernama Herdianto.


               Kemlu menjelaskan kronologi kasus anak buah kapal (ABK) Indonesia yang
               meninggal dunia kemudian dilarung di perairan Somalia.


               Menurut Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha, ABK kapal Lu
               Qing Yuan Yu 623 itu meninggal dunia pada 16 Januari 2020 dan kemudian
               jenazahnya dilarung di perairan Somalia pada 23 Januari 2020.


               "Pada saat dicoba dibangunkan oleh sesama ABK WNI, almarhum diketahui sudah
               meninggal dunia. Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab kematian,"
               kata Judha dalam konferensi pers secara daring dari Jakarta, Rabu (20/5/2020).


               Herdianto diduga adalah korban perbudakan dan penganiayaan di kapal berbendera
               Cina tersebut.


               Dalam unggahan video yang beredar di Facebook, dijelaskan bahwa meskipun sakit
               dia tetap dipaksa bekerja hingga kakinya lumpuh, sampai akhirnya meninggal dunia.


               Guna merespons kasus ini, Kemlu segera berkoordinasi dengan KBRI Nairobi, yang
               wilayah akreditasinya meliputi Somalia, untuk meminta informasi dari otoritas
               setempat mengenai pelarungan jenazah ABK.


               "Sampai saat ini tidak ada informasi mengenai peristiwa tersebut. Jadi peristiwa
               tersebut tidak diketahui oleh otoritas Somalia," kata Judha.


               Kemlu melalui KBRI Beijing juga telah mengirim nota diplomatik kepada Kemlu Cina
               untuk meminta penyelidikan lebih lanjut mengenai peristiwa kematian Herdianto,
               termasuk peristiwa pelarungan, penyebab pelarungan, dan meminta agar ada
               penyelidikan mengenai kondisi ABK lain di atas kapal.




                                                      Page 125 of 141.
   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130   131