Page 121 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 MEI 2020
P. 121

Dari 274 pengaduan tersebut, 167 berupa THR yang yang tidak dibayar, 27
               pengaduan berupa penundaan, 40 pengaduan berupa pembayaran bertahap, dan
               40 berupa pemotongan THR.


               Ida memastikan setiap pengaduan yang masuk langsung ditindaklanjuti oleh tim
               penanganan dari Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga
               Kerja (PHI dan Jamsos) serta Ditjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan
               Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PPK dan K3) Kemnaker.

               "Tentunya kita dorong untuk dilakukan dialog secara bipartite yang melibatkan
               pekerja dan pengusaha sehingga mereka mencapai solusi dan kesepakatan bersama
               terkait pembayaran THR ini. Kesepakatan itu harus dilaporkan ke Dinas Tenaga
               Kerja setempat," kata Ida.

               Proses dialog bipartite antara pekerja dan pengusaha tersebut dilakukan secara
               kekeluargaan, dilandasi dengan laporan keuangan internal perusahaan yang
               transparan, dan itikad baik untuk mencapai kesepakatan.

               Terkait sanksi bagi perusahaan yang tidak membayar THR, Menteri Ida menegaskan
               terdapat sanksi administratif berupa sanksi teguran tertulis dan sanksi pembatasan
               kegiatan usaha.

               "Sedangkan bagi pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada
               pekerja atau buruh dikenai denda sebesar 5 persen. Denda ini dikelola dan
               dipergunakan untuk kesejahteraan pekerja, serta tidak menghilangkan kewajiban
               pengusaha untuk tetap membayar THR Keagamaan kepada pekerja," katanya.


               Editor : Rio Sandy Pradana







































                                                      Page 120 of 141.
   116   117   118   119   120   121   122   123   124   125   126