Page 179 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 AGUSTUS 2021
P. 179
Judul Sederet Dampak Perpanjangan PPKM, 2.040 Toko Ritel Tutup hingga
Gelombang PHK
Nama Media liputan6.com
Newstrend PPKM Level 4
Halaman/URL https://www.liputan6.com/bisnis/read/4621440/sederet-dampak-
perpanjangan-ppkm-2040-toko-ritel-tutup-hingga-gelombang-phk
Jurnalis Tira Santia
Tanggal 2021-08-02 09:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Roy N Mande (Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo)) Kami
mencatat sepanjang dari bulan April sampai bulan Juli ini ada 2.040 anggota ritel modern Aprindo
sudah menutup gerainya, artinya ada sekitar 4 toko setiap hari yang tutup
negative - Roy N Mande (Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo)) Dan di
dalam di kondisi kalau kita kombinasikan totalnya sekitar 2.040, ini belum termasuk toko-toko
kelontong yang di ruko, yang memang bukan anggota kami, kemudian toko P&D dan lain
sebagainya
neutral - Roy N Mande (Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo)) Kemudian
yang ada di daerah tentunya bukan hanya di pusat provinsi saja, ini belum termasuk itu, artinya
kita menghitung hari sama seperti PPKM darurat selalu yang kita hitung sekarang berapa hari
lagi selesai, nah ini kita juga menghitung hari untuk bagaimana dapat tetap beroperasional
neutral - Gan Bonddilie (Ketua Harian Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR)) Mulai besok, kita akan
mengibarkan bendera putih. Selama dua hari ke depan sebanyak 600 restoran dan 500 hotel
yang bergabung dengan kita akan serentak melakukannya. Khususnya di Kota Bandung bahkan
Jawa Barat
positive - Gan Bonddilie (Ketua Harian Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR)) Untuk upaya bertemu
dan berdiskusi dengan pemkot sendiri, sudah dilakukan sejak PPKM pertama. Kita sudah
mengajukan surat melalui PHRI Jawa Barat, secara resmi kepada Pemerintah Kota Bandung dan
Jawa Barat sudah kami lakukan. Namun setiap ada kebijakan atau Perwal Walikota dan wakilnya
tidak pernah mengundang kami untuk berdiskusi
negative - Gan Bonddilie (Ketua Harian Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR)) Perlu diketahui, dari
restoran dan hotel, anggaran pendapatan daerah paling besar berasal dari sektor pariwisata
khususnya Kota Bandung. Tetapi kami tetap diabaikan, kami seakan tidak dilihat. Untuk itu, kami
akan melakukan protes secara masif, bahwasanya pemerintah tidak pro terhadap kami
negative - Gan Bonddilie (Ketua Harian Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR)) Karyawan kita yang
mendapatkannya bisa dihitung, tidak sampai 5 persen
178

