Page 180 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 AGUSTUS 2021
P. 180
negative - Gan Bonddilie (Ketua Harian Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR)) Untuk apa kita beli
alat-alat pencegahan penyebaran covid sampai mengeluarkan dana belasan juta, tapi tidak bisa
dine in?
neutral - Danang Mandala Prihantoro (Corporate Communications Strategic of Lion Air Group)
Skema pemulihan (recovery and reorientation) ditempuh guna menjaga keberlangsungan usaha
dan menjadikan bisnis berada pada sektor yang tepat. Kondisi pasar dan jumlah penumpang
yang mengalami penurunan, sehingga mengakibatkan jumlah frekuensi terbang (produksi
layanan penerbangan) faktanya juga menurun
Ringkasan
Naiknya kasus covid-19 membuat Pemerintah terus memperketat kebijakan Pemberlakukan
Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro pada 22 Juni hingga 5 Juli 2021. Lantaran angka
penyebaran covid-19 semakin meluas, akhirnya Pemerintah menerapkan PPKM darurat Jawa-
Bali pada 3-20 Juli. Tidak berhenti disitu, Pemerintah kemudian memperpanjang dan mengubah
PPKM darurat menjadi PPKM level 4 yang berlaku pada 21-25 Juli. Kemudian karena kasus masih
tinggi, Pemerintah memutuskan untuk memperpanjangnya hingga 2 Agustus 2021.
SEDERET DAMPAK PERPANJANGAN PPKM, 2.040 TOKO RITEL TUTUP HINGGA
GELOMBANG PHK
Naiknya kasus covid-19 membuat Pemerintah terus memperketat kebijakan Pemberlakukan
Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro pada 22 Juni hingga 5 Juli 2021. Lantaran angka
penyebaran covid-19 semakin meluas, akhirnya Pemerintah menerapkan PPKM darurat Jawa-
Bali pada 3-20 Juli.
Tidak berhenti disitu, Pemerintah kemudian memperpanjang dan mengubah PPKM darurat
menjadi PPKM level 4 yang berlaku pada 21-25 Juli. Kemudian karena kasus masih tinggi,
Pemerintah memutuskan untuk memperpanjangnya hingga 2 Agustus 2021.
Dengan demikian, PPKM telah berlangsung selama 1 bulan. Tentu saja, kebijakan PPKM tersebut
berdampak signifikan khususnya bagi dunia usaha, UMKM, dan masyarakat lantaran kegiatan
mereka terbatasi, banyak usaha yang terpaksa tutup bahkan gulung tikar atau bangkrut selama
perpanjangan PPKM tersebut.
Berikut dampak PPKM yang terjadi di sektor ekonomi, yang dirangkum oleh Liputan6.com, Senin
(2/8/2021).
1. Sebanyak 2.040 Toko Ritel Tutup
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N Mande menyebut, dari bulan
April hingga Juli 2021 ada 2.040 toko ritel yang sudah tutup akibat pandemi Covid-19. Ini artinya,
ada 4 toko ritel yang tutup setiap harinya.
"Kami mencatat sepanjang dari bulan April sampai bulan Juli ini ada 2.040 anggota ritel modern
Aprindo sudah menutup gerainya, artinya ada sekitar 4 toko setiap hari yang tutup," katanya
dalam diskusi Ekonomi Politik Pandemi, Sabtu (30/7).
Roy mengatakan, angka itu belum termasuk toko-toko kelontong di luar anggota Aprindo. Belum
lagi toko ritel makanan dan minuman di pinggir jalan ramai lainnya.
179

