Page 194 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 AGUSTUS 2021
P. 194
8.000 KARYAWAN DIRUMAHKAN, LION AIR: PENDAPATAN SANGAT MINIMAL
PT Lion Air Group melakukan merumahkan sekitar 8.000 karyawan atau 35% dari 23.000
karyawan perusahaan.
Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro,
alasan dirumahkannya karyawan disebabkan sepinya penerbangan yang diakibatkan masa PPKM
Darurat di masa pandemi Covid-19.
“Kondisi pendapatan sangat minimal, masih mempunyai komitmen finansial yang harus dipenuhi,
terjadi pembatasan perjalanan dan pengurangan frekuensi sementara operasional pada rute-
rute penerbangan tertentu serta biaya-biaya harus ditanggung masih cukup besar,” kata Danang
dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/8/2021)
Atas kondisi tersebut, jumlah produksi pekerjaan dengan sumber daya manusia tidak sebanding
dan perusahaan melakukan pemangkasan karyawan sebanyak 35 % dengan merumahkan
karyawan tanpa phk.
“Selama mereka (karyawan) yang berstatus dirumahkan, Lion Air Group akan berusaha
membantu memberikan dukungan biaya hidup sesuai kemampuan perusahaan. Selama
dirumahkan akan diadakan pelatihan secara virtual (online) sesuai dengan bagian (unit) masing-
masing,” paparnya.
Danang mengatakan, Lion Air Group sedang menjalankan pemetaan agar lebih fokus penguatan
di seluruh lini bisnis yang berdampak secara keseluruhan di masa PPKM.
“Lion Air Group masih terus memonitor, mengumpulkan data dan informasi, mempelajari situasi
yang terjadi seiring mempersiapkan rancangan penyusunan (cetak biru/ blue print) dan langkah
lainnya yang akan diambil guna tetap menjaga kelangsungan hidup perusahaan sekaligus
meminimalisir (mengurangi) beban yang ditanggung selama pandemi Covid-19,” ujarnya.
Di samping itu, skema pemulihan ditempuh guna menjaga keberlangsungan usaha dan
menjadikan bisnis berada pada sektor yang tepat menjadi lebih optimal.
“Lion Air Group sangat menghargai seluruh karyawan, berterima kasih sebesar-besarnya atas
dukungan, kinerja, dedikasi, pencapaian di bidangnya masing-masing, keterlibatan selama ini,
selalu berpandangan luas selama melewati situasi ini bersama guna mendukung operasional
penerbangan,” pungkas Danang.
193

