Page 101 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 101

"Komisi IX DPR mendesak Kementerian Ketenagakerjaan memberikan data kepesertaan melalui
              program  BSU  yang  sudah  ada  kepada  pemerintah  daerah,  dinas  ketenagakerjaan  daerah,
              maupun Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) guna evaluasi dan monitoring terhadap BSU,"
              ungkap Ansory membacakan simpulan rapat bersama antara pemerintah dan komisi, Rabu (7/4).

              Terkait hal ini, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan siap membuka data tersebut.
              Tapi, pembukaan data ini memang perlu dilakukan dengan prosedur yang berlaku.

              "Kemenaker membuka pintu bagi daerah yang mau membuka data BSU dengan bersurat resmi
              karena ini terkait dengan kerahasiaan data penerima program," ujar Ida menanggapi.

              Menurut Ida, kementerian bersedia membuka data tersebut karena memang program ini diklaim
              dijalani dengan transparan. Bahkan, kementerian menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi
              (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam pelaksanaan dan berbagai konsultasi yang
              dibutuhkan.

              Tak hanya itu, pemadanan data juga sempat dilakukan dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
              Kementerian  Keuangan.  Ia  mengakui  saja  memang  diakuinya  sempat  ada  data-data  yang
              ternyata tidak sepadan saat diintergrasikan di kedua sistem.

              Selain  soal  BSU,  Komisi  IX  DPR  juga  meminta  Kementerian  Ketenagakerjaan  dan  BPJS
              Ketenagakerjaan  untuk  segera  merealisasikan  progam  Jaminan  Kehilangan  Pekerjaan  (JKP)
              kepada pekerja atau buruh.

              JKP ini merupakan jaminan sosial teranyar yang bakal melengkapi jaminan yang sebelumnya
              sudah diberikan, yakni Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Kecelakaan Kerja
              (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kesehatan (JKN).

              "Komisi IX DPR meminta Kementerian Ketenagakerjaan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk segera
              merealisasikan Jaminan Kehilangan Pekerjaan tanpa mengurangi manfaat JKK dan JKM," kata
              Ansory. (uli/agt).





































                                                           100
   96   97   98   99   100   101   102   103   104   105   106