Page 144 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 144
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Tentu saja secara umum kami sampaikan
bahwa THR itu adalah kewajiban pengusaha yang dibayarkan kepada pekerja. Ini adalah
pendapatan nonupah yang biasanya diberikan pada saat-saat momentum Hari Raya Keagamaan
Ringkasan
Pengamat Ketenagakerjaan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Tadjuddin Noer Effendi menilai
pembayaran Tunjangan Hari Raya ( THR ) bagi karyawan bisa menciptakan dampak lanjutan
(multiplier effect) kepada perekonomian. Tadjuddin dalam pernyataan mengatakan pembayaran
THR itu dapat menjadi stimulus untuk menggerakkan roda perekonomian di kalangan menengah
ke bawah, khususnya para pedagang kecil.
DUKUNG IMBAUAN MENKO AIRLANGGA, PENGAMAT: THR CIPTAKAN MULTIPLIER
EFFECT
Jakarta - Pengamat Ketenagakerjaan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Tadjuddin Noer
Effendi menilai pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawan bisa menciptakan
dampak lanjutan (multiplier effect) kepada perekonomian.
Tadjuddin dalam pernyataan mengatakan pembayaran THR itu dapat menjadi stimulus untuk
menggerakkan roda perekonomian di kalangan menengah ke bawah, khususnya para pedagang
kecil.
"Ini bisa meningkatkan daya beli masyarakat jelang lebaran. Kalau kita dalam keadaan krisis
ekonomi, perbanyaklah uang berputar di level bawah. Dengan demikian akan terjadi perputaran
uang," ujarnya.
Menurut dia, pembayaran THR kepada sekitar 15-16 juta angkatan kerja di pekerja industri dapat
memperkuat daya beli masyarakat dan meningkatkan kinerja konsumsi rumah tangga dalam
jangka pendek.
Ia mengkhawatirkan, jika THR tidak dibayar penuh kepada karyawan, maka akan menimbulkan
gelombang protes dari kalangan buruh. Kondisi itu dapat berpengaruh terhadap daya beli
masyarakat rendah dan menurunnya produksi.
"Kalau menjelang lebaran buruh tidak terima THR, mereka protes kemudian demo, produksi
perusahaan juga menurun. Perusahaan sudah dibantu pemerintah, sekarang bantu
karyawannya," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengharapkan
komitmen dari pengusaha untuk membayar THR kepada pegawai secara penuh.
"Tahun lalu THR dicicil, saya minta tahun ini dibayar secara penuh. Kita harus komitmen," kata
Airlangga usai bertemu perwakilan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) di
Jakarta, Kamis (1/4).
Ia meminta adanya komitmen tersebut mengingat pemerintah sudah memberikan stimulus
kepada pengusaha serta melakukan program vaksinasi untuk mengatasi dampak COVID-19.
Terkait adanya laporan pengusaha yang belum membayarkan THR tahun 2020, Menteri
Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menjelaskan pihaknya sudah mendapatkan laporan tersebut dan
semua laporan sudah ditindaklanjuti oleh Disnaker Provinsi dan Disnaker Kabupaten/Kota.
143

