Page 172 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 172
Ringkasan
Pengamat Ketenagakerjaan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Tadjuddin Noer Effendi menilai
pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawan bisa menciptakan dampak lanjutan
(multiplier effect) kepada perekonomian. Tadjuddin dalam pernyataan di Jakarta, Rabu,
mengatakan pembayaran THR itu dapat menjadi stimulus untuk menggerakkan roda
perekonomian di kalangan menengah ke bawah, khususnya para pedagang kecil.
MENKO AIRLANGGA MINTA THR DIBAYAR PENUH, INI KATA PENGAMAT
KETENAGAKERJAAN
JAKARTA, - Pengamat Ketenagakerjaan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Tadjuddin Noer
Effendi menilai pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawan bisa menciptakan
dampak lanjutan (multiplier effect) kepada perekonomian.
Tadjuddin dalam pernyataan di Jakarta, Rabu, mengatakan pembayaran THR itu dapat menjadi
stimulus untuk menggerakkan roda perekonomian di kalangan menengah ke bawah, khususnya
para pedagang kecil.
"Ini bisa meningkatkan daya beli masyarakat jelang lebaran. Kalau kita dalam keadaan krisis
ekonomi, perbanyaklah uang berputar di level bawah. Dengan demikian akan terjadi perputaran
uang," ujar dia dilansir dari Antara, Rabu (7/4/2021).
Menurut dia, pembayaran THR kepada sekitar 15-16 juta angkatan kerja di pekerja industri dapat
memperkuat daya beli masyarakat dan meningkatkan kinerja konsumsi rumah tangga dalam
jangka pendek.
Ia mengkhawatirkan, jika THR tidak dibayar penuh kepada karyawan, maka akan menimbulkan
gelombang protes dari kalangan buruh. Kondisi itu dapat berpengaruh terhadap daya beli
masyarakat rendah dan menurunnya produksi.
"Kalau menjelang lebaran buruh tidak terima THR, mereka protes kemudian demo, produksi
perusahaan juga menurun. Perusahaan sudah dibantu pemerintah, sekarang bantu
karyawannya," ujar dia.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengharapkan
komitmen dari pengusaha untuk membayar THR kepada pegawai secara penuh.
"Tahun lalu THR dicicil, saya minta tahun ini dibayar secara penuh. Kita harus komitmen," kata
Airlangga usai bertemu perwakilan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) di
Jakarta, Kamis (1/4/2021).
Ia meminta adanya komitmen tersebut mengingat pemerintah sudah memberikan stimulus
kepada pengusaha serta melakukan program vaksinasi untuk mengatasi dampak Covid-19.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, kondisi ekonomi Indonesia saat
ini memang belum pulih seperti sedia kala sejak terjadinya pandemi Covid-19.
"Meski demikian, tunjangan hari raya (THR) tetaplah merupakan kewajiban pengusaha kepada
pekerja/buruh yang harus ditunaikan," kata dia.
Untuk itu, Ida menegaskan, pihaknya masih mendengarkan masukan berbagai pihak. Dia
mengatakan, THR adalah pendapatan nonupah yang biasanya diberikan pada saat-saat
momentum Hari Raya Keagamaan.
171

