Page 177 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 177
MENAKER DIMINTA TAK HANYA PEDULI KE KORBAN PHK, TAPI PENCARI KERJA
JUGA
Kementerian Ketenagakerjaan mengandalkan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) bagi
pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja. Namun, Kemnaker diminta tak hanya fokus
yang terkena PHK.
Anggota Komisi IX DPR, Fadholi, mengatakan jaminan bukan hanya untuk yang kehilangan
pekerjaan. Menurutnya, masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan harus diperhatikan.
"Sekarang berapa angkatan kerja yang belum dapat satu pekerjaan? Itu juga perlu bisa
mendapatkan jaminan pekerjaan, bukan yang sekadar kehilangan pekerjaan," kata Fadholi saat
rapat dengan Menaker Ida Fauziyah, Rabu (7/4).
Fadholi merasa masyarakat sudah mulai sulit saat mencari sekolah pilihannya. Setelah itu,
mereka baru dihadapkan kesulitan mencari pekerjaan.
Untuk itu, Fadholi meminta Ida Fauziyah menyiapkan solusi mengenai banyaknya angkatan kerja
yang belum mendapatkan pekerjaan.
"Terkait dengan itu program apa yang sudah disiapkan secara konkret. Karena ini tumpuannya
ke Menaker. Enggak bisa hanya mencarikan solusi orang yang sudah di PHK dan sebagainya itu
sudah jelas," ujar Fadholi.
"Tolong ini juga dibuatkan desain bagaimana masyarakat Indonesia termasuk yang angkatan
kerja ini bisa mendapatkan satu program yang jelas, bagi yang belum mendapat pekerjaan dan
belum pernah bekerja," tambahnya.
Menanggapi pernyataan tersebut, Ida Fauziyah mengakui hak semua warga negara
mendapatkan pekerjaan yang layak. Ia menegaskan pemerintah sudah menyiapkan solusinya
yaitu melalui UU Cipta Kerja.
Ida merasa adanya UU tersebut membuat investasi masuk. Sehingga peluang penciptaan
lapangan pekerjaan terbuka lebar.
"Salah satu cara melindunginya di samping konstitusi ya melalui UU Cipta Kerja. Kita berharap
iklim usaha semakin kondusif, banyak investasi yang masuk, tentu saja mendorong lapangan
pekerjaan berkualitas dengan mengedepankan perlindungan lebih sempurna lagi," terang Ida.
176

