Page 194 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 194

positive - Jamal Wiwoho (Rektor UNS Surakarta) Harus memakan waktu yang lama tetapi calon
              investor juga harus melewati proses yang berlarut-larut dan cukup panjang. Kehadiran Undang-
              Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang luas
              untuk  UMKM  yang  pada  akhirnya  akan  memberikan  kontribusi  sekitar  60  peesen  terhadap
              pertumbuhan ekonomi di Indonesia



              Ringkasan

              Direktur Utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo membeberkan tantangan yang akan dihadapi
              ke depan dalam pelaksanaan program baru Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Program ini
              merupakan  penopang  bagi  karyawan  korban  Pemutusan  Hubungan  Kerja  (PHK)  di  masa
              mendatang.  "Tantangan  kami  ada  2  besar.  Pertama  dari  sisi  coverage kepesertaan.  Saat  ini
              peserta 48,64 juta perserta artinya coverage di 54 persen," ujar Anggoro dalam rapat kerja
              dengan DPR, Jakarta, Rabu (7/4).


              JALANKAN PROGRAM JAMINAN KEHILANGAN PEKERJAAN, INI PR BPJS
              KETENAGAKERJAAN

              Jakarta - Direktur Utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo membeberkan tantangan yang akan
              dihadapi  ke  depan  dalam  pelaksanaan  program  baru  Jaminan  Kehilangan  Pekerjaan  (JKP).
              Program ini merupakan penopang bagi karyawan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di
              masa mendatang.

              "Tantangan kami ada 2 besar. Pertama dari sisi coverage kepesertaan. Saat ini peserta 48,64
              juta  perserta  artinya  coverage  di  54  persen,"  ujar  Anggoro  dalam  rapat  kerja  dengan  DPR,
              Jakarta, Rabu (7/4).

              Dari jumlah tersebut, kata Anggoro, baru sebanyak 8,42 persen yang termasuk pekerja bukan
              penerima upah (BPU). Sementara sisanya adalah pekerja formal. Ini manjadi tantangan agar
              semakin banyak BPU menjadi peserta BPJamsostek .

              "Kepesertaan  BPU  baru  8,42  persen  sehingga  ke  depan  kami  melihat  bagaiamana  kita  bisa
              mempermudah BPU untuk bisa mengakses atau mendaftar. Inovasi yang akan kami lakukan
              untuk ini adalah kemudahan daftar dan bayar malui biometrik," jelasnya.
              Untuk tantangan ini, BPJamsostek akan bekerjasama dengan berbagai pihak memudahkan BPU
              menjadi peserta. Salah satunya bekerja sama dengan transportasi online dan fintech.

              "Melalui biometrik ini mendaftar lebih cepat dan klaim lebih cepat karena dokumennya sedikit.
              Kedua adalah kolaborasi dengan fintech, e-commerce dan perbankan, antaranya lain transportasi
              online,  online  merchant,  kartu  tani,  kartu  nelayan  dan  KUR  melalui  ekosistem  perbankan,"
              jelasnya.

              Anggoro melanjutkan, tantangan lain ke depan adalah kecepatan dan kapasitas layanan. Di mana
              saat ini proses klaim baru bisa rampung dalam 5 hingga 10 hari.

              "Tantangan kedua, kecepatan dan kapasitas layanan. Proses klaim rata-rata 5-10 hari. Adapun
              kapasitas layanan saat ini sebesar 2,5 juta per tahun. Potensi klaim akan meningkat sebab terjadi
              perluasan program, beasiswa, JP secara berkala. Lalu ada penambahan program JKP dan potensi
              klaim JHT masih tinggi," tandasnya.

              Pemerintah tengah mematangkan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) bagi pekerja di
              Indonesia yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
                                                           193
   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199