Page 192 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 192

"Untuk uang tunai 45% dari upah untuk 3 bulan pertama. Lalu, 25% dari upah untuk 3 bulan
              berikutnya. Paling lama enam bulan," imbuh Ida.
              Adapun program JKP diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2021 tentang Jaminan
              Kehilangan  Pekerjaan.  Nantinya,  JKP  juga  memberikan  layanan  informasi  pasar  kerja  dan
              bimbingan jabatan, serta memberikan pelatihan berbasis kompetensi. Dalam hal ini, pelatihan
              diselenggarakan oleh lembaga milik pemerintah, swasta dan perusahaan.

              Terkait  sumber  pembayaran,  lanjut  Ida,  berasal  dari  iuran pemerintah sebesar  0,22%.  Lalu,
              sumber  pendanaanrekomposisi  iuran  Jaminan  kecelakaan  kerja  (JKK)  sebesar  0,14%  dan
              Jaminan kematian (JKM) sebesar 12%.

              "Ketentuan dasar perhitungan upah adalah upah yang dilaporkan kepada BPJS batas atas upah
              sebesar Rp5 juta," jelasnya.

              Penerima manfaat JKP ialah pekerja yang mengalami PHK sesuai dengan Undang-Undang Nomor
              11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Terkecuali,mengundurkan diri, cacat total tetap, pensiun,
              atau meninggal dunia.

              "Pekerja yang berkeinginan bekerja kembali, dan pekerja yang masa iurannya paling sedikit 12
              bulan dalam dua tahun, membayar iuran enam bulan berturut-turut sebelum terjadi PHK," tandas
              Ida.(OL-11).


















































                                                           191
   187   188   189   190   191   192   193   194   195   196   197