Page 211 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 211

Ida  mengatakan  sesuai  dengan  amanat  Pasal  10  UU  37/2021  pihaknya  sedang  melakukan
              harmonisasi  terkait  Permenaker  tata  cara  pendaftaran  JKP.  Selain  itu  terkait  tata  cara
              pendaftaran,  pemilihan  jenis  kepelatihan,  lembaga,  dan  pemanfaatan  masih  dalam  proses
              perencanaan.

              "Harmonisasi rancangan Permenaker tentang tata cara pendaftaran dan rekomposisi iuran masih
              terdapat beberapa pasal yang pending," kata Ida dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di
              Senayan, DKI Jakarta, Rabu (7/4).

              Persyaratan  peserta  program  JKP  sendiri  antara  lain  peserta  merupakan  WNI  yang  telah
              diikutsertakan  dalam  program  jaminan  sosial  sesuai  penahapan  kepesertaan  dalam  Perpres
              Nomor 109 tahun 2013.

              Selanjutnya, belum berusia 54 tahun dan mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha baik
              Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).

              "Sementara manfaat dan sumber pembiayaan ada uang tunai akses informasi pasar kerja dan
              pelatihan kerja. Untuk uang tunai 45% dari upah untuk 3 bulan pertama, 25% dari upah untuk
              3 bulan berikutnya, paling lama 6 bulan," ujarnya.

              Selanjutnya pemberian layanan informasi pasar kerja dan bimbingan jabatan serta memberikan
              pelatihan berbasis kompetensi dilakukan melalui lembaga pelatihan milik pemerintah, swasta,
              dan perusahaan. Permenaker terkait pelatihan sedang disiapkan Kemnaker.

              Sumber  pembayaran  berasal  dari  iuran  pemerintah  sebesar  0,22%,  sumber  pendanaan
              merupakan rekomposisi iuran JKK sebesar 0,14% dan JKM0,12%. "Ketentuan dasar perhitungan
              upah adalah upah yang dilaporkan kepada BPJS batas atas upah sebesar Rp5 juta," ucapnya.

              Penerima manfaat JKP antara lain pekerja yang mengalami PHK sesuai dengan UU Cipta Kerja
              terkecuali mengundurkan diri, cacat total tetap, pensiun, atau meninggal dunia.

              "Pekerja yang berkeinginan bekerja kembali, dan pekerja yang masa iurannya paling sedikit 12
              bulan dalam 2 tahun, membayar iuran 6 bulan berturut-turut sebelum terjadi PHK," ucapnya. (E-
              3).


































                                                           210
   206   207   208   209   210   211   212   213   214   215   216