Page 218 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 218

negative - Benny Rhamdani (Kepala BP2MI) Hari ini teman-teman saya menggerebek di Mall of
              Indonesia, ada 40 orang PMI yang jadi korban. Kita tidak akan pernah melihat siapa di belakang
              mereka.  Jika  ada  yang  membekingi,  mereka  pengkhianat  republik.  Negara  tak  boleh  kalah.
              Negara harus hadir

              neutral - Saleh Partaonan Daulay (wakil ketua komisi ix dpr ri) Saya apresiasi Pak Benny, concern
              menghajar, merazia orang-orang yang mengirim TKI ilegal

              negative - Saleh Partaonan Daulay (wakil ketua komisi ix dpr ri) Saya minta tolong ditingkatkan
              kerja sama dengan aparat kepolisian, kejaksaan. Saya minta didampingi aparat penegak hukum.
              Hukum mereka yang mencari keuntungan di atas penderitaan orang lain



              Ringkasan
              Kepala  Badan  Perlindungan  Pekerja  Migran  Indonesia  (BP2MI)  Benny  Rhamdani  mengakui
              sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI) jadi korban ulah aparatur negara. Mereka diperalat
              secara terorganisasi. "Bahkan, mereka ditipu sehingga hasil keringatnya di luar negeri raib begitu
              saja,"  papar  Benny  saat  menyosialisasikan  Undang-undang  Nomor  Tentang  Perlindungan
              Ketenagakerjaan, di Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/4).



              PEKERJA MIGRAN MASIH JADI KORBAN KEJAHATAN DI DALAM NEGERI

              KEPALA  Badan  Perlindungan  Pekerja  Migran  Indonesia  (BP2MI)  Benny  Rhamdani  mengakui
              sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI) jadi korban ulah aparatur negara. Mereka diperalat
              secara terorganisasi.

              "Bahkan, mereka ditipu sehingga hasil keringatnya di luar negeri raib begitu saja," papar Benny
              saat  menyosialisasikan  Undang-undang  Nomor  Tentang  Perlindungan  Ketenagakerjaan,  di
              Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/4).

              Ia menambahkan ada kejahatan yang memangsa pekerja migran Indonesia. "Untuk itu, kita
              harus  bekerja  sama  untuk  memberantasnya."  Benny  menjelaskan,  terdapat  sejumlah  modus
              yang  dilakukan  dalam  menipu  PMI.  Pertama,  terjadi  penempatan  PMI  secara  ilegal  yang
              dilakukan pemilik modal.

              Parahnya,  kejahatan  itu  dilindungi  oleh  sejumlah  aparat  negara.  "Saya  harus  fair,  ada  juga
              oknumnya di badan yang saya pimpin," tandas Benny.

              Keuntungan dari setiap pekerja migran yang ditempatkan secara ilegal ini mencapai Rp20 juta.
              "Rp10  juta  dinikmati  bandar,  pengusaha,  dan  Rp10  juta  bancakan  oleh  orang-orang  yang
              memiliki mental koruptif," katanya.

              Kejahatan  kedua,  menurutnya,  dilakukan  dengan  cara  memeras  PMI  mulai  dari  awal
              keberangkatan. PMI yang rata-rata tidak memiliki uang, diberi pinjaman oleh agen yang hendak
              memberangkatkan.

              Para agen ini turun hingga ke rumah calon PMI untuk menawarkan jasanya.

              "Menawarkan gaji yang baik, memberikan transportasi keberangkatan, tempat penampungan.
              Keluarga yang ditinggalkan juga diiming-imingi diberi biaya hidup," tambah Benny.

              Tak hanya itu, menurut dia, biaya pembuatan paspor dan visa pun ditanggung oleh agen yang
              memberangkatkan.  "Mereka  bak  penolong."  Namun,  berbagai  biaya  yang  telah  diberikan  itu

                                                           217
   213   214   215   216   217   218   219   220   221   222   223