Page 219 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 219
ternyata merupakan pinjaman yang harus dibayar PMI. Tak tanggung-tanggung, agen tersebut
menerapkan bunga pinjaman hingga 30%. "Salah satunya ini dibiayai bank." Akibatnya, tambah
Benny, PMI tak punya uang karena harus membayar pinjaman tersebut. "Akhirnya dia terjebak
ke peminjaman kedua, ketiga, keempat dan seterusnya," lanjutnya.
Modus ini membuat mimpi PMI untuk memiliki kehidupan yang indah menjadi sirna karena habis
untuk membayar utang. "Hanya punya mimpi.
Tapi 70% PMI kembali tanpa memiliki apa-apa, karena mimpi-mimpi indahnya dibajak oleh
penjahat," tegasnya.
Atas praktik tersebut, Benny mengaku pihaknya aktif merazia dan memberantas kejahatan
tersebut. "Hari ini teman-teman saya menggerebek di Mall of Indonesia, ada 40 orang PMI yang
jadi korban. Kita tidak akan pernah melihat siapa di belakang mereka. Jika ada yang membekingi,
mereka pengkhianat republik. Negara tak boleh kalah. Negara harus hadir," katanya.
Di tempat yang sama, anggota DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, memuji ketegasan BP2MI dalam
memberantas kejahatan PMI. "Saya apresiasi Pak Benny, concern menghajar, merazia orang-
orang yang mengirim TKI ilegal," katanya.
Namun, Saleh menilai BP2MI kurang memiliki kekuatan untuk melawan aparatur negara yang
menyeleweng. "Saya minta tolong ditingkatkan kerja sama dengan aparat kepolisian, kejaksaan.
Saya minta didampingi aparat penegak hukum. Hukum mereka yang mencari keuntungan di atas
penderitaan orang lain," katanya. (N-2).
218

