Page 223 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 223

KORBAN PHK BAKAL DAPAT BANTUAN DARI PEMERINTAH, INI SYARATNYA

              Jakarta - Pemerintah tengah mematangkan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan ( JKP ) bagi
              pekerja di Indonesia yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK ).

              Jaminan  Kehilangan  Pekerjaan  tersebut  merupakan  salah  satu  program  yang  diatur  dalam
              Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja pada 2020 lalu.

              Lalu,  apa  itu  program  Jaminan  Kehilangan  Pekerjaan?  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziah
              menjelaskan, program JKP diperuntukkan bagi masyarakat yang masih memiliki keinginan untuk
              bekerja  kembali.  Nantinya  program  ini  akan  dimasukkan  dalam  jaminan  sosial  BPJS
              Ketenagakerjaan atau BPJamsostek.

              "Peserta  JKP  adalah  WNI  yang  telah  diikutsertakan  dalam  program  jaminan  sosial  sesuai
              penahapan kepesertaan dalam Peraturan Presiden nomor 109 tahun 2013," ujar Ida saat rapat
              kerja dengan DPR, Jakarta, Rabu (7/4).

              Adapun syarat mengikuti program tersebut adalah diberikan pada perusahaan yang tergolong
              usaha besar dan usaha menengah dengan kepesertaan karyawan mencakup program Jaminan
              Kesehatan Nasional (JKN), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan
              Pensiun dan Jaminan Kematian (JKM).

              "Sementara  untuk  usaha  kecil  dan  mikro  diberikan  kepada  karyawan  yang  diikutsertakan
              sekurang-kurangnya  pada  program  Jaminan  Kesehatan  Nasional,  Jaminan  Kecelakaan  Kerja,
              Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun dan Jaminan Kematian," jelas Ida.

              Ida menambahkan, program tersebut juga nantinya hanya diberikan kepada masyarakat yang
              belum berusia 54 tahun. Dengan keterikatan bekerja pada perusahaan yang bersifat Perjanjian
              Kerja Waktu Tertentu ( PKWT ) dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).
              Reporter: Anggun P. Situmorang Sumber: Merdeka.com Kebutuhan lapangan kerja yang perlu
              disiapkan  oleh  pemerintah  saat  ini  mencapai  15  juta  lapangan  kerja.  Hal  tersebut
              mempertimbangkan banyaknya angka pengangguran dan angkatan kerja yang di PHK selama
              masa pamdemi Covid-19.

              Rektor Universitas Sebelas Maret Jamal Wiwoho menjelaskan, jumlah tenaga kerja yang mencari
              lapangan kerja pada saat ini saja ada sekitar 7 juta, mulai dari Aceh sampai Papua. Kemudian
              angkatan kerja per tahun di Indonesia bisa mencapai 2,9 juta.
              Belum lagi jika melihat data dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) ada sekitar 4 juta
              tenaga kerja terkena PHK atau pemutusan tenaga kerja.

              "Dengan kata lain maka total lapangan pekerjaan yang perlu disiapkan oleh pemerintah sekitar
              15 juta untuk mengatasi kondisi tersebut," kata dia dalam webinar Optimalisasi UU Cipta Kerja
              Sebagai Strategi Utama Akselerasi Investasi Indonesia, Selasa (30/3/2021).

              Dia  mengatakan  salah  satu  langkah  yang  ditempuh  oleh  pemerintah  untuk  mengatasi
              pertumbuhan jumlah tenaga kerja adalah dengan menarik investor sebanyak-banyaknya masuk
              ke Indonesia. Semakin banyaknya investor yang masuk, maka semakin banyak pula investasi
              dan lapangan pekerjaan yang terbuka untuk masyarakat.

              Jamal memahami, terrbitnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja atau
              Undang-Undang  Cipta  Kerja  adalah  salah  satu  bukti  pemerintah  untuk  mendorong  investasi
              melalui  berbagai  kemudahan  perizinan  berusaha  bagi  para  investor.  Selama  ini  persoalan
              tumpang  tindih  dalam  perizinan  perusahaan  antara  pemerintah  pusat  dan  daerah  serta



                                                           222
   218   219   220   221   222   223   224   225   226   227   228