Page 230 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 230

Selain menghadirkan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Rungkut Rudi Susanto,
              turut hadir sebagai pembicara Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Timur Deni
              Yusyulian dan Mediator Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur,
              YP Puspita.

              Jaminan  Kehilangan  Pekerjaan  (JKP)  merupakan  program  kelima  dari  BPJamsostek  setelah
              Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan
              Pensiun (JP).

              Parodi PT Timah: Pinjam ke Ibu, Bayar Utang ke Tetangga Perluas Market Internasional, Pos
              Indonesia Luncurkan Pos Migran Indonesia JKP sudah masuk dalam klaster ketenagakerjaan di
              Undang-undang (UU) Cipta Kerja.

              "Mudah-mudahan tahun ini mulai jalan. Kita sedang sosialisasi Jaminan Kehilangan Pekerjaan
              ini," kata Kepala BPJamsostek Cabang Surabaya Rungkut, Rudi Susanto kepada wartawan.

              Rudi  mengatakan,  manfaat  yang  diterima  oleh  pekerja  nantinya  dalam  bentuk  uang  dan
              pelatihan. Namun manfaat yang diberikan akan lebih banyak berupa pelatihan kepada pekerja
              selama enam bulan.

              Pelatihan  yang  diberikan  nantinya  akan  sesuai  dengan  keahlian  yang  dibutuhkan  oleh  dunia
              kerja. Agar penerima manfaat JKP ini tepat sasaran.

              Rudi  menjelaskan,  Jaminan  Kehilangan  Pekerjaan  ini  bisa  didapatkan  oleh  tenaga  kerja
              mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

              Dengan syarat sudah membayar iuran minimal 24 bulan, secara usia juga, penerima manfaat ini
              harus di bawah 54 tahun.

              "Satu  lagi  tenaga  kerja  tersebut  memang  mengalami  PHK,  artinya  tidak  boleh  karena
              mengundurkan diri dan tidak terputus selama pembayaran," tegasnya.

              Mediator  Hubungan  Industrial  Dinas  Tenaga  Kerja  dan  Transmigrasi  Jawa  Timur,  Puspita,
              mengatakan pihaknya turut berperan aktif agar tingkat kepatuhan perusahaan terus meningkat.

              Patut diingat bahwa setiap pekerja di berbagai sektor wajib diikutsertakan dalam program BPJS
              Ketenagakerjaan.
              "Ini merupakan perintah Undang-Undang, Perda bahkan sampai ke tingkat Pergub dan Perbup
              pun ada aturannya," ujarnya.

              Terakhir,  BPJamsostek Cabang  Surabaya  Rungkut  mulai  bersiap  untuk menjalankan  manfaat
              Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) yang diharapakan mulai berjalan tahun ini.

              (boy).

















                                                           229
   225   226   227   228   229   230   231   232   233   234   235