Page 79 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 79

"Manfaat bagi pekerja yang ter-PHK dalam program JKP adalah uang tunai yang rinciannya 45
              persen dari upah untuk tiga bulan pertama, dan 25 persen dari upah untuk tiga bulan berikutnya,
              dan ini diberikan paling lama enam bulan," kata Menaker Ida dalam rapat kerja dengan Komisi
              IX DPR RI di Jakarta pada Rabu.

              Selain itu para pemanfaat juga akan mendapatkan akses informasi pasar kerja dalam bentuk
              layanan informasi pasar kerja dan atau bimbingan jabatan dan dilakukan oleh pengantar kerja
              atau petugas antar kerja.

              Manfaat  lainnya  adalah  pelatihan  kerja  akan  berbentuk  pelatihan  berbasis  kompetensi  yang
              dilakukan melalui lembaga pelatihan kerja milik pemerintah, swasta, dan perusahaan.

              Adapun  persyaratan  peserta  program  JKP,  jelas  Menaker  Ida,  yaitu  WNI  yang  telah
              diikutsertakan dalam program jaminan sosial sesuai penahapan kepesertaan dalam Peraturan
              Presiden Nomor 109 tahun 2013, yaitu untuk usaha besar dan usaha menegah, diikutsertakan
              pada program JKN, JKK, JHT, JP dan JKM, kemudian untuk usaha kecil dan mikro, diikutsertakan
              sekurang-kurangnya pada program JKN, JKK, JHT, dan JKM Syarat lainnya adalah belum berusia
              54 tahun, dan mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha baik kapasitasnya Perjanjian Kerja
              Waktu Tertentu (PKWT) atau Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).

              Sumber  pembiayaan  JKP  sendiri  berasal  dari  iuran  pemerintah  pusat  sebesar  0,22  persen,
              sumber  pendanaan  rekomposisi  iuran  program  Jaminan  Kecelakaan  Kerja  0,14  persen  dan
              Jaminan Kematian 0,10 persen. Ketentuan dasar perhitungan upah adalah upah yg dilaporkan
              ke BPJS dengan batas upah sebesar Rp5 juta.

              Ida juga menjelaskan terkait penerima program JKP telah diatur yaitu pekerja yang mengalami
              PHK  sesuai dengan  UU Cipta  Kerja tepatnya  Pasal  154A, pekerja  yang berkeinginan  bekerja
              kembali dan pekerja yang memiliki masa iuran paling sedikit 12 bulan dalam 24 bulan serta
              membayar iuran 6 bulan berturut-turut sebelum terjadi PHK. JKP tidak berlaku untuk alasan PHK
              karena  mengundurkan  diri,  cacat  total  tetap,  pensiun,  dan  meninggal  dunia,  Menaker  juga
              menjelaskan  pihaknya  terus  mematangkan  pelaksanaan  program  JKP  dengan  menyusun
              Peraturan  Menteri  Ketenagakerjaan  (Permenaker)  yang  menjadi  aturan  turunan  Peraturan
              Pemerintah  nomor  37  tahun  2021  tentang  Penyelenggaraan  Program  Jaminan  Kehilangan
              Pekerjaan.

              "Dalam  persiapan  pelaksanaan  program  JKP,  Kemnaker  telah  menyusun  regulasi  berupa
              Permenaker,  kemudian  membangun  sistem  yang  mengintegrasikan  sistem  Sisnaker  dengan
              Sistem BPJS Ketenagakerjaan serta integrasi data kepesertaan dengan Kemenko PMK. Kita juga
              terus melakukan sosialiasasi kepada semua stakeholder terkait," demikian ujar Ida.

























                                                           78
   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84