Page 308 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 APRIL 2021
P. 308
Sebagaimana diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan
Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2021, THR pekerja atau buruh di
perusahaan wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang pengupahan dan Peraturan
Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 terkait tunjangan hari raya keagamaan bagi
pekerja atau buruh di perusahaan, pelaksanaannya ditujukan kepada para gubernur di seluruh
Indonesia. Perusahaan wajib membayarkan THR tahun ini secara penuh kepada pekerja atau
buruh.
THR keagamaan juga diberikan kepada pekerja atau buruh yang mempunyai hubungan kerja
dengan pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu
tertentu. Terkait jumlah besaran, bagi pekerja atau buruh yang mempunyai masa kerja 12 bulan
secara terus menerus atau lebih, THR diberikan dengan ketentuan sebesar 1 bulan upah.
Sementara bagi pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus
menerus, tetapi kurang dari 12 bulan, THR diberikan secara proporsional sesuai dengan
perhitungan masa kerja dibagi 12 bulan kemudian dikali 1 bulan upah.
Pekerja atau buruh yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian yang telah mempunyai
masa kerja 12 bulan atau lebih, upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima
selama 12 bulan terakhir. Bagi pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja kurang
dari 12 bulan, upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama
masa kerja, (hen/yit)
307

