Page 316 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 DESEMBER 2021
P. 316

RIBUAN BURUH PABRIK GARMEN DI SUKABUMI MOGOK KERJA, INI
              TUNTUTANNYA
              SuaraJabar.id - Penetapan upah minimum kota dan kabupaten atau UMK 2022 se-Jawa Barat
              yang tak direstui kalangan buruh dan pekerja berbuntut panjang.

              Di Kabupaten Sukabumi, ribuan buruh yang tergabung dalam Gabungan Serikat Buruh Indonesia
              atau GBSI melakukan aksi mogok kerja di halaman pabrik garmen PT Gunung Salak Sukabumi
              di Desa Bababakanpari, Kecamatan Cidahu, Selasa (21/12/2021).

              Mogok kerja dilakukan buruh sebagai bentuk desakan pada pemerintah untuk menaikan UMK
              2022 Kabupaten Sukabumi.

              Ketua  Dewan  Pimpinan  Cabang  atau  DPC  GSBI  Kabupaten  Sukabumi  Dadeng  Nazarudin
              mengatakan, aksi mogok kerja tersebut dilakukan lantaran kebijakan pemerintah yang dinilai tak
              memihak terhadap buruh.

              Khususnya  kata  Dadeng,  soal  Upah  Minimum  Kabupaten  Sukabumi  tahun  2022  yang  tak
              mengalami kenaikan alias sama dengan 2021.

              Diketahui,  Ridwan  Kamil  telah  menerbitkan  Keputusan  Gubernur  Jawa  Barat  Nomor:  561/
              Kep.732-Kesra/  2021  tentang  upah Minimum  Kabupaten/Kota di  Daerah  Provinsi  Jawa  Barat
              Tahun 2022. Berdasarkan keputusan ini, UMK Kabupaten Sukabumi tahun 2022 tidak mengalami
              kenaikan dan masih ada di angka Rp 3.125.444,72.
              "Di  beberapa  perusahaan  (basis  GSBI)  ada  yang  sudah  melakukan  kesepakan  antara  pihak
              perusahaan  dengan  pihak  serikat,  kenaikannya  ada  yang  sampai  5  persen,"  kata  Dadeng
              menjelaskan adanya beberapa perusahaan yang tetap menaikkan UMK tahun 2022.

              Dadeng tak merinci perusahaan mana yang menaikkan UMK tersebut. Tetapi, dia mengatakan
              ada dua perusahaan air minum dalam kemasan atau AMDK di Sukabumi yang menaikkan UMK
              tahun 2022.

              "Sudah berulang kali mengirim surat meminta perusahaan untuk perundingan kenaikan upah,
              tetapi perusahaan tidak merespons dengan baik sehingga terjadi aksi hari ini," katanya.

              "Kalau aksi hari ini masih tidak ada respons dari pihak perusahaan, akan menyusul pabrik-pabrik
              lain yang melakukan aksi mogok kerja. Salah satunya pabrik CDB dan pabrik-pabrik khusus basis
              GSBI. Aksi akan dilakukan sampai tuntutan karyawan dikabulkan," imbuh Dadeng.

              "Ini adalah awal sebagai bentuk jawaban dari ketidakmampuan pemerintah dalam merespon
              aspirasi." PT Gunung Salak Sukabumi adalah anak cabang Nobland Internasional yang berasal
              dari Korea Selatan dan kantor pusat Nobland Internasional beralamat di 197-15, Karak-Dong,
              Songpa-Gu, Seoul, 138-162 South Korea. Ini merupakan perusahaan yang memproduksi pakaian
              jadi
















                                                           315
   311   312   313   314   315   316   317   318   319   320   321