Page 477 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 477
Jika tidak bekerja, ada kekhawatiran bahwa para buruh tidak mendapatkan upah. "Dari situlah
para buruh memaksakan diri untuk tetap bekerja meskipun positif Covid-19. Begitu pula pekerja
kontrak dan borongan," paparnya.
Menurut Dian, klaster pabrik terjadi akibat pelanggaran prokes di lingkungan pabrik. "Dalam
ruang tertutup dan padat, minim alat pelindung diri (APD), masker, handsanitizer, fasilitas
mencuci tangan, dan fasilitas kesehatan memadai seperti klinik, tes awal, atau vitamin
penunjang," tuturnya.
Karena itu, Dian berharap perusahaan-perusahaan mampu melaksanakan prokes secara ketat.
Selain itu, pengusaha pabrik diharapkan menyediakan APD yang memadai bagi para pekerjanya.
"Langkah-langkah tersebut bisa meminimalkan persebaran virus di pabrik. Untukitu, ketaatan
pada prokes harus tems ditingkatkan," ujarnya. (ree/cl9/ran)
476

