Page 479 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 479
Menurut dia, menteri ketenagakerjaan sangat menaruh perhatian terhadap program BSU guna
mencegah terjadinya PHK dan dapat meningkatkan daya tahan ekonomi para pekerja sehingga
kemiskinan kronis tidak bertambah.
"Kita pastikan bersama bahwa BSU sebagai salah satu instrumen stimulus harus benar-benar
fokus, tepat sasaran, dan tepat manfaat sehingga dapat mencegah PHK dan dapat meningkatkan
daya tahan ekonomi para pekerja sehingga angka kemiskinan kronis tidak bertambah," jelasnya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah memastikan akan mengeluarkan kebijakan pemberian
bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah bagi pekerja/buruh (BSU) tahun ini. Bantuan itu
diharapkan dapat mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja sebagai dampak pandemi
Covid-19.
"Pemberian BSU diharapkan mampu meningkatkan daya beli dan menjaga tingkat kesejahteraan
pekerja/buruh. Adanya BSU juga diharapkan mampu membantu meringankan beban pengusaha
untuk dapat mempertahankan usahanya di masa pandemi Covid-19," kata Menteri
Ketenagakerjaan lda Fauziyah pada Rabu (21/7).
Dengan adanya BSU, Menaker lda berharap beban perusahaan dapat berkurang sehingga
pengusaha dan pekerja/buruh dapat terus melakukan dialog sosial bipartit guna mencari solusi
bersama di tengah pandemi.
Jumlah calon penerima BSU diestimasi mencapai kurang lebih 8 juta orang dengan kebutuhan
anggaran sebesar Rp 8 triliun. "Jumlah ini masih berupa estimasi mengingat proses skrining data
yang sesuai dengan kriteria di atas masih dilakukan BPJS Ketenagakerjaan," terangnya,
(als/col/wir)
478

