Page 531 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 531

positive - Toto Suharto (Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Papua
              (Banuspa)) Data perusahaan yang perlu dilengkapi adalah aset dan omzet, sektor usaha, alamat
              lengkap perusahaan (kode pos, kabupaten/kota), nomor ponsel PIC perusahaan, alamat email
              perusahaan, dan NPWP (jika ada)

              positive - Toto Suharto (Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Papua
              (Banuspa))  Sedangkan  bagi  tenaga  kerja  harus  menyiapkan  data  berupa  NIK  valid,  nomor
              rekening bank berstatus aktif, nomor ponsel aktif, dan alamat email aktif



              Ringkasan

              Undang-Undang  Nomor  11  Tahun  2020  tentang  Cipta  Kerja  telah  disahkan  DPR  RI  pada  5
              Oktober 2020 dan diteken Presiden Joko Widodo pada 2 November 2020. Undang-Undang itu
              salah satunya mengamanatkan soal penyelenggaraan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). JKP
              merupakan  program  jaminan  sosial  ketenagakerjaan  yang  diselenggarakan  BPJS
              Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).



              OPTIMALISASI LAYANAN PROGRAM JAMINAN SOSIAL, 'DUO' BPJS TINGKATKAN
              SINERGITAS

              Undang-Undang  Nomor  11  Tahun  2020  tentang  Cipta  Kerja  telah  disahkan  DPR  RI  pada  5
              Oktober 2020 dan diteken Presiden Joko Widodo pada 2 November 2020.

              Undang-Undang itu salah satunya mengamanatkan soal penyelenggaraan Jaminan Kehilangan
              Pekerjaan (JKP).

              JKP  merupakan  program  jaminan  sosial  ketenagakerjaan  yang  diselenggarakan  BPJS
              Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).
              Namun  pada  pelaksanaannya,  ada  persyaratan  yang  bersinggungan  dengan  kepesertaan
              Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS
              Kesehatan.

              Terkait  dengan  hal  tersebut,  BPJAMSOSTEK  bersama  BPJS  Kesehatan  bermaksud
              mengintegrasikan data yang dimiliki.

              Integrasi data antardua lembaga BPJS ini diharapkan mampu mengoptimalkan layanan program
              jaminan sosial pada umumnya, dan JKP secara spesifik.

              Integrasi data ini pun bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan yang diterima peserta.

              Ruang lingkup yang menjadi pokok kerja sama yang tertuang pada Perjanjian Kerja Sama (PKS)
              ini antara lain mengenai pemanfaatan data Administrasi Kependudukan (Adminduk), integrasi
              data  kepesertaan  masing-masing  institusi  BPJS  untuk  program  JKP  dan  pemanfaatan  data
              kepesertaan untuk program jaminan sosial.

              PKS ini ditandatangani Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi BPJAMSOSTEK
              Pramudya Iriawan Buntoro bersama Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan
              David Bangun.

              Penandatanganan PKS itu dilaksanakan secara virtual pada Jumat (23/7/2021).




                                                           530
   526   527   528   529   530   531   532   533   534   535   536