Page 536 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 536
Judul Baru Sehari Kerja, TKW Asal Indramayu Meninggal di Turki, Sponsor
Sebut Kena Santet padahal Covid-19
Nama Media jabar.tribunnews.com
Newstrend Kasus Positif COVID-19
Halaman/URL https://jabar.tribunnews.com/2021/07/25/baru-sehari-kerja-tkw-asal-
indramayu-meninggal-di-turki-sponsor-sebut-kena-santet-padahal-
covid
Jurnalis Handhika Rahman
Tanggal 2021-07-25 14:58:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Juwarih (Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Indramayu) Tidak (Santet),
itu cuma alasan dari sponsor saja, penyebab pastinya karena Covid-19
negative - Juwarih (Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Indramayu) Saya konfirmasi
ke pihak KBRI itu katanya di sana ada surat keterangan dari RS juga, dalam surat itu bahasanya
penyakit menular kena Covid-19
Ringkasan
Kabar duka kembali datang dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Kabupaten
Indramayu. Baru bekerja selama 1 hari di rumah majikannya di Istanbul, Turki, ia dikabarkan
mendadak meninggal dunia. TKW tersebut diketahui bernama Masripah (36) warga Desa
Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu. Terlebih, alasan perekrut saat
menyampaikan kabar duka kepada keluarga, menyebut Masripah meninggal dunia karena santet
atau guna-guna. "Tidak (Santet), itu cuma alasan dari sponsor saja, penyebab pastinya karena
Covid-19," ujar Ketua SBMI Cabang Indramayu, Juwarih kepada Tribuncirebon.com, Minggu
(25/7/2021). Juwarih menceritakan, TKW yang bersangkutan awalnya diduga diberangkatkan
secara ilegal pada 10 Juli 2021 kemarin.
BARU SEHARI KERJA, TKW ASAL INDRAMAYU MENINGGAL DI TURKI, SPONSOR
SEBUT KENA SANTET PADAHAL COVID-19
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Kabar duka kembali datang dari Pekerja Migran Indonesia
(PMI) atau TKW asal Kabupaten Indramayu .
Baru bekerja selama 1 hari di rumah majikannya di Istanbul, Turki, ia dikabarkan mendadak
meninggal dunia .
535

