Page 537 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 537

TKW tersebut diketahui bernama Masripah (36) warga Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana,
              Kabupaten Indramayu .
              Mendengar  kabar  tersebut,  pihak  keluarga  pun  langsung  mengadu  ke  Serikat  Buruh  Migran
              Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu.

              Terlebih, alasan perekrut saat menyampaikan kabar duka kepada keluarga, menyebut Masripah
              meninggal dunia karena santet atau guna-guna.

              "Tidak (Santet), itu cuma alasan dari sponsor saja, penyebab pastinya karena Covid-19," ujar
              Ketua SBMI Cabang Indramayu, Juwarih kepada Tribuncirebon.com, Minggu (25/7/2021).

              Juwarih menceritakan, TKW yang bersangkutan awalnya diduga diberangkatkan secara ilegal
              pada 10 Juli 2021 kemarin.

              Hanya saja, baru sehari bekerja di rumah majikan, kondisi kesehatan Masripah langsung drop
              dan dilarikan ke rumah sakit.

              Walau sudah mendapat perawatan, nyawa dari TKW yang bersangkutan tetap tidak tertolong.

              Masih disampaikan Juwarih, SBMI pun sudah mencoba mengkonfirmasi penyebab pasti Masripah
              bisa meninggal dunia kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Turki.

              Menurut keterangan KBRI Turki, Masripah meninggal karena Covid-19 .

              "Saya konfirmasi ke pihak KBRI itu katanya di sana ada surat keterangan dari RS juga, dalam
              surat itu bahasanya penyakit menular kena Covid-19," ujar dia.












































                                                           536
   532   533   534   535   536   537   538   539   540   541   542