Page 578 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 578
"Kami harapkan tahun ini berjalan lebih tertib, lebih akuntabel. dan lebih tepat sasaran bagi
penerima BSU," katanya, Jumat (23/7).
Indah meminta, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) agar dapat berkolaborasi
menyukseskan BSU tahun ini. Baginya, dukungan dan kolaborasi dari para Kadisnaker sangat
penting bagi kelancaran pelaksanaan BSU.
"Peran Kadisnaker harus memastikan para pekerja yang terdarnpak di sektor-sektor seperti
transportasi, hotel, restoran, ritel itu benar tercover dalam BSU," ujarnya.
Menurutnya, Menaker Ida Fauziyah menaruh perhatian terhadap program BSU untuk mencegah
terjadinya PHK. BSU diharapkan dapat meningkatkan daya tahan ekonomi para pekerja,
sehingga kemiskinan kronis tidak bertambah.
Untuk diketahui, Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 8,8 triliun untuk melanjutkan program
BSU pekerja. Total, ada 8,8 juta pekerja yang menerima bantuan ini masing-masing Rp 1 juta.
Sebelumnya, program ini pernah dilakukan akhir 2020 dengan besaran Rp 2,4 juta untuk pekerja
dan upah maksimal Rp 5 juta. Saat itu, bantuan disalurkan untuk 12,4 juta pekerja atau lebih
rendah dari target 15,7 juta.
Untuk diketahui, kategori penerima BSU tahun ini berubah, yakni mereka yang memiliki upah di
bawah Rp 3,5 juta. Selain itu, penerima adalah pekerja di sektor non esensial dan non kritikal di
daerah PPKM Darurat level 4. kpj
577

