Page 580 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 580
Judul Indonesia-Malaysia Perbarui Kerja Sama Penempatan Migran
Nama Media Media Indonesia
Newstrend Kerja Sama Penempatan PMI dengan Malaysia
Halaman/URL Pg4
Jurnalis MIR
Tanggal 2021-07-25 05:50:00
Ukuran 142x137mmk
Warna Warna
AD Value Rp 64.752.000
News Value Rp 194.256.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kemenaker) Usulan pemerintah RI terkait konsep
one channel system dan pengklasifikasian jabatan masih perlu dibahas lebih teknis oleh kedua
negara. Hal inilah yang mengakibatkan pembahasan draf pembaharuan MoU Domestik
Indonesia-Malaysia memakan waktu cukup lama
neutral - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kemenaker) Usulan pemerintah RI terkait konsep
one channel system dan pengklasifikasian jabatan masih perlu dibahas lebih teknis oleh kedua
negara. Hal inilah yang mengakibatkan pembahasan draf pembaharuan MoU Domestik
Indonesia-Malaysia memakan waktu cukup lama.
positive - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kemenaker) Indonesia mengusulkan agar standar
minimum gaji bagi PMI sebesar RM 1,500
Ringkasan
INDONESIA dan Malaysia sepakat untuk menugaskan pejabat tinggi dari kedua negara guna
membahas lebih lanjut secara teknis mengenai konsep one charmel system yang telah disepakati
kedua Kepala Negara. Kesepakatan tersebut dicapai setelah dilakukannya pertemuan bilateral
kedua dalam rangka pembahasan draf nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding
(MoU) on the Recruitment and Employment of Indo-nesian Domestic Migrant Workers in Malaysia
yang disampaikan pemerintah Indonesia sejak September 2016 mengalami stagnasi.
INDONESIA-MALAYSIA PERBARUI KERJA SAMA PENEMPATAN MIGRAN
INDONESIA dan Malaysia sepakat untuk menugaskan pejabat tinggi dari kedua negara guna
membahas lebih lanjut secara teknis mengenai konsep one charmel system yang telah disepakati
kedua Kepala Negara.
Kesepakatan tersebut dicapai setelah dilakukannya pertemuan bilateral kedua dalam rangka
pembahasan draf nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) on the
579

