Page 129 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 JULI 2021
P. 129

SBMI MINTA PEMERINTAH PERHATIKAN BURUH TERDAMPAK PPKM DARURAT

              Serikat Buruh Merdeka Indonesia (SBMI) meminta Pemerintah memberikan atensi serius kepada
              buruh, dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

              “Pemerintah harus meringankan tagihan listrik dan menyalurkan kebutuhan pokok serta bantuan
              langsung tunai (BLT) untuk para pekerja buruh yang terpaksa dirumahkan. Sehingga pekerja
              bisa terbantu tanpa khawatir akan kebutuhan hidup sehari-hari,” kata Sekretaris Umum (Sekum)
              SBMI Aris Rinaldi Nasution, Selasa (27/7).

              Aris Nasution mengungkapkan, terhadap kebijakan pemerintah atas PPKM para pekerja buruh
              seperti  menelan  pil  pahit.  Pasalnya,  selama  PPKM  diberlakukan  perusahaan  hanya  dapat
              beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen pekerja produksi/pabrik.

              “Oleh  karena  itu,  banyak  juga  perusahaan  mengambil  kebijakan  untuk  merumahkan  para
              pekerjaannya  dan  tidak menutup  kemungkinan akan  adanya  ancaman  PHK  massal terhadap
              pekerja buruh,” tutur Nasution yang dalam waktu dekat menyelesaikan studinya di salah satu
              kampus di Kota Medan dengan konsentrasi disiplin ilmu hukum.

              Disamping  itu,  Sekum  SBMI  mengingatkan  perusahaan  jika  terjadinya  pemutusan  hubungan
              kerja terhadap buruh, hak buruh harus disalurkan sesuati ketentuan.

              “Jika  sampai  ada  kebijakan  merumahkan  pekerja  karena  perusahaan  tidak  bisa  beroperasi
              dikarenakan penerapan PPKM Darurat, perusahaan harus tetap membayarkan hak para buruh,”
              tegasnya.

              Lebih jauh, pimpinan SBMI ini menyarankan, untuk menghindari PHK massal, dikarenakan PPKM
              Darurat, maka pemerintah harus memberikan bantuan kepada tempat usaha yang mengikuti
              aturan PPKM.
              “Jangan hanya menyuruh pekerja dan tempat usaha berdiam diri di rumah tanpa ada bantuan
              yang disalurkan. Apabila ini terus terjadi takutnya akan menimbulkan masalah baru seperti tindak
              kriminalitas untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” tandasnya.




































                                                           128
   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134